Keseruan Laga Badminton Kapolri Lawan Bahlil di Penutupan Kapolri Cup

CNN Indonesia
Sabtu, 01 Agu 2026 20:35 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali beraksi di lapangan bulutangkis.
Duel seru tersaji antara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melawan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Duel seru tersaji antara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melawan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pertandingan ekshibisi badminton pada penutupan Kapolri Cup 2026 di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Sabtu (1/8).

Dalam pertandingan tersebut Sigit berduet dengan Widi Chandra Kasih, sementara Bahlil berpasangan dengan Muhammad dalam laga persahabatan penutupan Kapolri Cup 2026. Laga tersebut berlangsung meriah dengan sorakan penonton yang menyaksikan aksi kedua pasangan.

Sejak awal pertandingan, pasangan Jenderal Sigit dan Widi langsung tampil agresif. Keduanya beberapa kali melancarkan serangan melalui smash dan permainan cepat di depan net.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahlil-Muhammad juga memberikan perlawanan. Aksi reli panjang, permainan net, hingga adu smash membuat pertandingan berjalan sengit dan menghibur.

Tak hanya mengandalkan pukulan keras, variasi permainan juga terlihat selama pertandingan berlangsung. Bahlil beberapa kali memainkan dropshot untuk mengecoh lawan dan menempatkan shuttlecock di area depan lapangan.

Suasana semakin meriah dengan sorak sorai dari para penonton setiap kali kedua pasangan mempertontonkan aksi menarik di lapangan. Jenderal Sigit dan Widi berhasil unggul dengan skor 15-11 atas pasangan Bahlil dan Muhammad di set pertama.

Namun, meski tertinggal, Bahlil dan Ahmad terus memberi perlawanan. Pertandingan berlangsung kompetitif dengan kedua pasangan terus berusaha mempertahankan momentum.

Aksi keempat pemain mengundang perhatian peserta dan tamu undangan yang datang menonton pertandingan. Suasana kompetitif di lapangan berpadu dengan keakraban antarpemain, membuat laga itu menjadi salah satu momen menarik dalam rangkaian penutupan Kapolri Cup 2026.

Kapolri Cup 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan ini mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari kelas umum, personel Polri, hingga para-bulu tangkis.

Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 berlangsung sejak 27 Juli hingga 1 Agustus 2026. Kejuaraan ini digelar melalui kolaborasi Polri bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI).

Selain menjadi kompetisi, Kapolri Cup juga menjadi wadah pembinaan dan penjaringan atlet-atlet potensial untuk mengembangkan kemampuan di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, Polri berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan atlet. Selain itu juga membuka ruang kompetisi yang semakin luas bagi talenta-talenta bulu tangkis untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

"Terima kasih kepada seluruh klub, seluruh pemain, dan rekan-rekan perwakilan dari Polda, Polres, hingga masyarakat umum," ucap Kapolri dalam keterangan resmi.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh klub, seluruh pemain, rekan-rekan perwakilan dari Polda-Polda, Polres, klub-klub dari masyarakat umum, serta kementerian dan lembaga yang telah berkenan ikut memeriahkan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026. Terima kasih juga kepada Ketua Umum PBSI, karena Kapolri Cup menjadi salah satu event nasional yang diperhitungkan untuk menambah poin bagi para atlet yang akan berlaga di kelas yang lebih tinggi, kelas internasional," kata Kapolri menambahkan.

Sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia turut hadir dalam penutupan, yakni Susi Susanti, Alan Budikusuma, Greysia Polii, dan Hariyanto Arbi. Kehadiran mereka memberi motivasi bagi para atlet muda yang tengah meniti jalur prestasi.

Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 diikuti sebanyak 1.219 peserta yang terdiri dari 591 atlet kategori umum, 558 peserta kategori Polri yang mewakili Polda dan satuan kerja Mabes Polri, serta 70 atlet para bulu tangkis.

Turnamen digelar di tiga venue, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), GOR Duren Sawit, dan GOR Pondok Bambu, hasil kolaborasi Polri dengan PP PBSI dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Ajang ini juga menjadi bagian dari kalender nasional PBSI sehingga hasil pertandingan berkontribusi terhadap perolehan poin peringkat atlet nasional.

Menutup sambutannya, Kapolri secara resmi mengakhiri penyelenggaraan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026.

"Dengan memohon ridha Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 17.36 WIB, Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup," ujar Kapolri.

Lengkapnya baca di sini.

(tim/har)


[Gambas:Video CNN]