Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut saat Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

CNN Indonesia
Senin, 03 Agu 2026 07:39 WIB
This aerial picture shows the passenger ship Mutiara Sentosa 2 catching fire in the waters off Madura island, East Java, on August 2, 2026. Five people have been found dead, 41 are missing and 225 were rescued after an Indonesian ferry caught fire wh
Tiga sopir ekspedisi melompat ke laut untuk selamat dari kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep. (Frida Perkasa/AFP)
Surabaya, CNN Indonesia --

Tiga sopir ekspedisi logistik yang berada di dalam kapal KM Mutiara Sentosa 2 nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar kapal tersebut di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8).

Hal itu diceritakan oleh seorang perwakilan pihak ekspedisi asal Makassar, Dedi Mardiansyah. Saat kejadian ada tiga sopir armada logistiknya yang terjebak di dalam kapal nahas itu.

Bermula saat kapal yang ditumpangi para sopir tersebut bertolak dari Surabaya menuju Makassar pada Minggu (2/8) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dedi mengatakan kabar kebakaran kapal itu sampai ke telinganya saat ia tengah berada di bandara pada pagi hari.

"Saya dapat kabarnya jam 07.00 pagi di bandara," ujar Dedi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (2/8).

Setelah menerima kabar tersebut, Dedi mengaku sempat berada dalam ketidakpastian karena belum mendapatkan kabar apapun soal kondisi tiga sopir logistiknya yang menjadi penumpang kapal.

Dedi pun harus menunggu hingga sore hari untuk akhirnya mendapat kepastian bahwa ketiga sopirnya itu selamat dari musibah tersebut. Kabar melegakan itu baru diterimanya sekitar pukul 17.00 WIB.

"Tapi Alhamdulillah sore kita udah dapat kabar mereka selamat. Kalau sopir saya cuma tiga orang, dua kendaraan paket. Bawa logistik besar-besar," ujarnya.

Dedi kemudian mendapat cerita dari rekannya soal bagaimana ketiga sopir logistik itu berjuang menyelamatkan diri. Ia mengungkapkan, ketiganya sempat merasakan detik-detik mencekam saat harus melompat dari KM Mutiara Sentosa 2 menuju kapal evakuasi di tengah kondisi laut yang tidak bersahabat.

"Ya, memang loncat. Karena posisi kapal yang evakuasi kan sangat jauh nih. Kapal yang evakuasi enggak bisa merapat karena faktor cuaca juga, ombak juga. Jadi harus lompat, semua penumpang lompat menuju ke kapal evakuasi," ujarnya.

Menurut Dedi, kapal evakuasi tidak bisa merapat langsung ke KM Mutiara Sentosa 2 akibat cuaca buruk dan gelombang laut yang tinggi, sehingga seluruh penumpang, tak hanya tiga sopir logistiknya, terpaksa melompat ke laut untuk kemudian berpindah ke kapal evakuasi.

Di tengah situasi genting tersebut, Dedi bersyukur ketiga sopirnya telah mengenakan pelampung sebelum insiden terjadi, sehingga proses evakuasi dengan melompat ke laut itu tetap dapat dilalui dengan selamat.

"Sudah, masing-masing sudah safety semua. Ada pelampung semua," kata dia.

Sebelumnya, Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 dilaporkan terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8). Kapal dengan rute Surabaya-Makassar tersebut mengangkut sekitar 250 orang penumpang saat insiden terjadi.

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan informasi awal kebakaran kapal diterima petugas siaga Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Selang satu menit kemudian, pihak PT Atosim Lampung Pelayaran selaku operator kapal turut memberikan konfirmasi kepada petugas siaga.

"Kapal Penumpang Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya-Makasar dengan POB sekitar 250 orang terbakar," kata Nanang dalam laporannya.

Menurut keterangan yang diperoleh dari pihak perusahaan kapal, nakhoda sempat melaporkan kebakaran terjadi di ujung utara Madura pada kisaran pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Komunikasi dengan nakhoda kemudian terputus dan tidak dapat dihubungi kembali.

Tim SAR langsung bergerak melakukan sejumlah langkah koordinasi begitu informasi diterima. Pada pukul 08.30 WIB, Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memastikan posisi terakhir kapal. Koordinasi berlanjut pada pukul 09.00 WIB antara Pos SAR Sumenep dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget.

[Gambas:Youtube]

Hasil komunikasi SROP dengan Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi kejadian pada pukul 09.45 WIB memastikan posisi KMP Mutiara Sentosa 2 berada 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi.

"Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan," ucapnya.

Hingga pukul 21.00 WIB, Minggu malam, total 236 penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 telah dievakuasi, dengan rincian 231 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

(frd/isn)


[Gambas:Video CNN]