Polisi Usut Dugaan Ancaman Bom via Informasi Elektronik Bandara Bali
Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, menindaklanjuti informasi dugaan ancaman bom yang diterima pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui media elektronik pada Minggu (2/8) malam.
Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, mengatakan, bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari pihak Angkasa Pura, pada Minggu lalu sekitar pukul 21.58 WITA, pihak bandara menerima informasi elektronik yang mengandung dugaan ancaman bom.
"Menerima informasi tersebut, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui satuan reserse kriminal langsung melakukan langkah-langkah tindak lanjut dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait," kata Ipda I Gede Suka Artana dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Rabu (5/8).
Ia menerangkan, kepolisian juga melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap informasi tersebut, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang menerima informasi elektronik dimaksud guna mengungkap fakta yang sebenarnya.
"Kami terus melakukan penyelidikan dan mendalami informasi tersebut sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh langkah dilakukan secara profesional dengan melibatkan koordinasi bersama pihak terkait," tegas Gede Suka.
Meski demikian, dia memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Aktivitas penerbangan maupun pelayanan kepada pengguna jasa bandara juga berjalan normal.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang tidak benar, termasuk informasi yang bersifat candaan atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan serta mengganggu keamanan dan ketertiban.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai demi kenyamanan seluruh penumpang dan pengguna jasa bandara," ujarnya.
Sebelumnya, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai buka suara terkait adanya dugaan ancaman bom di kawasan tersebut.
"Pihak bandara menerima informasi elektronik yang mengandung dugaan ancaman bom," kata Eka Sandi, dalam keterangan tertulisnya Selasa (4/8).
Kemudian, komite keamanan dan instansi terkait segera melaksanakan prosedur penanganan ancaman keamanan sesuai standar operasional yang berlaku.
"Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan indikasi kebenaran atas informasi yang diterima pihak bandara. Dengan demikian, dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap berjalan secara aman, lancar, dan terkendali," imbuhnya.