TNI AD soal Wacana Sertifikat Pramuka Garuda Tanpa Tes: Tetap Seleksi

CNN Indonesia
Kamis, 06 Agu 2026 20:16 WIB
Ilustrasi. Pramuka Garuda disebut bisa jadi ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO
Jakarta, CNN Indonesia --

TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan sertifikat Pramuka Garuda tidak membuat seseorang dapat langsung diterima menjadi prajurit tanpa melalui proses seleksi.

Hal itu disampaikan terkait pernyataan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso yang menyebut sertifikat Pramuka Garuda dapat digunakan untuk mendaftar TNI dan Polri tanpa tes.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono mengatakan TNI mengapresiasi semangat yang disampaikan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka terkait pentingnya mendorong generasi muda aktif dalam kegiatan kepramukaan.

Menurutnya, nilai-nilai yang dibangun melalui Pramuka, seperti disiplin, kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat pengabdian, memang sejalan dengan karakter yang dibutuhkan dari seorang prajurit TNI.

Donny menyatakan kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi nasional dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.

"Berdasarkan ketentuan penerimaan prajurit yang berlaku saat ini, kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi tingkat nasional, termasuk Pramuka Garuda, menjadi nilai tambah dalam proses seleksi dan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan pada tahapan penilaian sesuai ketentuan yang berlaku," kata Donny saat dihubungi, Kamis (6/8).

Namun, ia menegaskan seluruh calon prajurit harus tetap mengikuti mekanisme seleksi yang telah ditetapkan, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, mental ideologi, hingga tahapan seleksi lainnya.

"Seluruh calon prajurit harus tetap mengikuti mekanisme seleksi yang telah ditetapkan," katanya.

Donny menyatakan hal itu penting untuk memastikan setiap prajurit yang diterima benar-benar memenuhi standar kualitas, kompetensi, dan kesiapan yang dibutuhkan TNI AD.

"Pada prinsipnya, TNI AD terus mendukung sinergi dengan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter. Ke depan, implementasi berbagai bentuk kerja sama tentunya akan terus dikoordinasikan dengan pihak Kwarnas agar dipahami secara sama dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi di masyarakat," ujarnya.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso alias Buwas sebelumnya mengatakan sertifikat Pramuka Garuda dapat digunakan sebagai salah satu syarat dalam proses rekrutmen TNI dan Polri.

Pemegang sertifikat tersebut berkesempatan mengikuti seleksi tanpa tes sesuai ketentuan yang telah disepakati.

Budi menjelaskan kebijakan itu merupakan bagian dari kerja sama Kwarnas dengan TNI, Polri, hingga sejumlah perguruan tinggi. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mendorong minat generasi muda untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan

"Setiap Pramuka Garuda ya, itu nanti yang dari Penegak yang memenuhi syarat atas sebagai Pramuka Garuda, bila mau jadi polisi bisa langsung tanpa tes. Ke TNI juga gitu, termasuk Perguruan Tinggi, dan sekarang itu sudah berjalan," kata Budi alias Buwas usai ziarah ke Makam Bung Karno, Selasa (4/8).

Menurut Budi, mekanisme rekrutmen melalui jalur Pramuka Garuda telah disempurnakan, termasuk dari sisi sistem penilaian agar sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku di masing-masing institusi.

(yoa/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK