Basarnas Kerahkan Heli Sisir Lokasi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
Basarnas terus melakukan pencarian korban KMP Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan utara Madura. Helikopter Basarnas HR-1301 melakukan pemantauan lewat udara di perairan utara Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur (Jatim) untuk menyisir lokasi kejadian kebakaran kapal tersebut.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan penyisiran udara itu dilakukan untuk mencari kemungkinan tanda-tanda keberadaan bangkai KMP Mutiara Sentosa II maupun korban yang belum ditemukan.
"Sembari menunggu verifikasi pengaduan penumpang yang belum ditemukan dari KSOP dan perusahaan kapal, kami tetap melaksanakan aksi pemantauan dan penyisiran di area sekitar lokasi kejadian sehingga tidak ada jeda waktu sampai adanya verifikasi pengaduan," kata Nanang, Jumat (7/8).
Nanang menambahkan, KN SAR 249 Permadi juga telah melakukan penyisiran di perairan utara Kabupaten Sumenep, sebelum akhirnya kembali sandar di Dermaga Distrik Navigasi, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, untuk pengisian ulang bahan bakar.
Operasi SAR kebakaran KMP Mutiara Sentosa II sendiri telah dialihkan menjadi operasi kesiapsiagaan sejak 4 Agustus 2026 lalu. Perubahan status ini turut mengubah manajemen sumber daya posko yang sebelumnya terpusat dalam satu posko terpadu di Tanjung Perak, mencakup Posko SAR, Posko DVI, dan posko lainnya.
Saat ini, Posko SAR telah kembali beroperasi di Kantor SAR Surabaya, sementara posko-posko lain juga kembali ke kantor satuan masing-masing. Yang masih bertahan di Tanjung Perak hanya Posko Pengaduan, yang menampung laporan dari keluarga korban yang diduga masih ada anggota keluarganya belum terevakuasi.
Meski posko sudah terpisah, Nanang memastikan koordinasi antarunsur tetap berjalan apabila ada laporan korban yang perlu dievakuasi.
"Meski demikian, apabila ada laporan korban yang perlu dievakuasi maka akan dikomunikasikan ke semua unsur posko sesuai fungsi masing-masing," imbuhnya.
KMP Mutiara Sentosa II dengan rute pelayaran Surabaya-Makassar terbakar hebat di perairan utara Sumenep, Minggu (2/8) pagi.
Berdasarkan data terakhir Basarnas, Selasa (4/8), sebanyak 238 orang yang ada di kapal tersebut sudah dievakuasi. 233 di antaranya ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan lima orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan korban kejadian kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi ditutup usai ditemukannya 238 penumpang itu, Selasa (4/8).
Meski demikian, setidaknya sebanyak empat penumpang KMP Mutiara Sentosa II dilaporkan masih hilang usai kapal tersebut terbakar pada Minggu (2/8). Keempatnya adalah Bustam Sanusi, Andik Herman, Abdul Manan, dan Abdurrahman.
(frd/kid)