Daftar Daerah RI Dikepung Karhutla hingga Warga Tewas

CNN Indonesia
Minggu, 09 Agu 2026 14:10 WIB
Petugas memadamkan api dengan cara manual yang membakar kawasan hutan di Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (5/8/2026). Penanganan kebakaran tersebut untuk mencegah kobaran api meluas di kawasan hutan di tengah tingginya resiko kebakaran hutan dan l
Ilustrasi. Karhutla kepung beberapa wilayah RI. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah daerah tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga kabut asap dalam beberapa pekan terakhir memasuki musim kemarau dan El Nino sejak Juli hingga awal Agustus 2026.

Di Gunung Bromo, Jawa Timur, kebakaran belum padam hingga sepekan bahkan telah meluas ke beberapa daerah sekitar.

Kebakaran juga terjadi di beberapa provinsi lain, mulai Kalimantan hingga Sumatera. CNNIndonesia.com merangkum karhutla hebat yang terjadi lebih dari sepekan terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taman Nasional Bromo Tengger

Sejak terjadi pada 3 Agustus lalu, kebakaran di kawasan Gunung Bromo kini masih berlangsung dan bahkan terus meluas. Per Jumar (7/8) lalu, luas kebakaran mencapai 176 hektare.

Luas itu diprediksi masih akan bertambah. Saat ini, titik api ada di wilayah timur, mendekati arah Bukit B29. Sementara itu, titik api di wilayah utara Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, serta di Bukit Jantur dilaporkan telah padam meski kepulan asap masih terlihat.

Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi menutup total seluruh akses kunjungan wisata ke Bromo.

Kebijakan penutupan ini berlaku secara menyeluruh di seluruh pintu masuk, meliputi Kabupaten Probolinggo, pintu masuk Cemorolawang; Kabupaten Pasuruan, pintu masuk Wonokitri; Kabupaten Malang, pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula; dan Kabupaten Lumajang, pintu masuk Senduro.

BBTNBTS menduga kebakaran berawal dari aktivitas pengunjung yang melintasi jalur tersebut dan membuat perapian untuk menghangatkan diri di tengah suhu dingin. Api dari perapian itu diduga tidak dipadamkan dengan sempurna hingga akhirnya tertiup angin dan menyulut kebakaran lebih meluas.

"Nah kemungkinan kadang-kadang yang melintas itu kalau pas tengah-tengah dingin juga kemudian bikin perapian mungkin lupa atau seperti apa dengan cuaca seperti ini itu menjadi pemicu kebakaran seperti itu yang yang kita duga sampai saat ini," kata Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, Sabtu (8/8).

Ketapang Kalbar

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Bahkan, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro mengatakan korban bernama Taufik Hidayat (26) diduga menerobos kepulan asap saat hendak pulang hingga kehilangan kesadaran, sebelum tubuhnya hangus terbakar.

"Kemungkinan karena kekurangan oksigen korban pingsan, kemudian di sisi kanan dan kiri jalan terdapat api sehingga korban meninggal dalam keadaan terbakar," kata Yunifar, Rabu (5/8).

BPBD juga menerima laporan seorang warga lanjut usia mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit dr. Agoesdjam Ketapang untuk mendapatkan perawatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat berpotensi menyeberang ke negara tetangga, Malaysia.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta seluruh unsur terkait dalam menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Selain melakukan pemadaman, tim gabungan juga terus melaksanakan pencarian, evakuasi, serta berbagai langkah penanggulangan agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan korban jiwa.

"Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya yang ada bersama unsur terkait agar penanganan karhutla berjalan maksimal dan masyarakat tetap terlindungi," ujarnya, Rabu (5/8).

Gunung Gede Pangrango

Karhutla juga terjadi di kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, Kamis (6/8).

Berdasarkan video berdurasi 9 detik yang beredar melalui pesan WhatsApp dan media sosial, terlihat padang rumput yang sudah mengering dilalap api. Bahkan tampak kobaran api mendekati bukit yang ada di dekatnya.

"Informasi kebakaran terjadi pukul 15.00 WIB. Yang terbakar lahan di kawasan barat Alun-alun Suryakancana, mendekati Gunung Gumuruh," ujar Gede Pangrango Operation Dudan Darmawan, Kamis (6/8), dikutip dari detik.com.

Bangka Tengah

Karhutla di Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung telah meluas mencapai sekitar 118 hektare hingga Sabtu (8/8).

Luas tersebut merupakan akumulasi dari seluruh penanganan insiden kebakaran lahan yang dilakukan tim gabungan BPBD bersama pemadam kebakaran sepanjang tahun 2026. Sepanjang kurun waktu Juli hingga 8 Agustus 2026 saja, petugas mencatat sedikitnya terjadi 51 kali peristiwa kebakaran lahan.

Kepala BPBD Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Shabara mengatakan kawasan di sepanjang ruas jalan utama dari Koba menuju Kurau menjadi salah satu lokasi yang paling rawan, dengan catatan 11 kejadian karhutla dalam periode tersebut.

"Maraknya insiden dalam dua bulan terakhir menunjukkan bahwa sejumlah wilayah di Bangka Tengah masih berada dalam kondisi rawan kebakaran, sehingga masyarakat dituntut meningkatkan kewaspadaan ekstra," tegas Yudi, seperti dilansir Antara, Sabtu (8/8).

(thr/dal)


[Gambas:Video CNN]