Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos | CNN Indonesia
Minggu, 09 Agu 2026 19:25 WIB
Kemensos
(Foto: Arsip Kemensos)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyatakan telah menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

Lahan milik pemerintah daerah yang awalnya diperuntukkan untuk sport center tersebut berlokasi di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, persis di seberang Universitas Wiraraja.

Kabid Linjamsos Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep, R Erwien Hendra Laksmono mengatakan, lahan ini merupakan lokasi kedua yang diusulkan lantaran lokasi pertama tidak memenuhi syarat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan dalam peninjauan lahan bersama Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai, Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Hariyanto Effendi, dan rombongan di Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Sabtu (8/8).

"Status lahan milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare," ujar Erwien.

Saat ini, dokumen pengajuan disebut sudah siap dan akan diantar langsung ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos. Erwien berharap, pembangunan bisa dimulai tahun ini.

"Proposal akan langsung dikirim. Kepala dinas sosial dan PU akan segera ke Jakarta," katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat permanen berada tidak jauh dari akses Jalan Trunojoyo. Catatannya, lahan datar dan akses kendaraan ke lokasi berupa jalan desa masih perlu diuruk dan diperluas.

Merespons kesiapan Kabupaten Sumenep, Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib memberikan apresiasi atas keseriusan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam mendukung program prioritas Sekolah Rakyat.

"Sumenep sudah ikhtiar siapkan lahan yang awalnya untuk sport center diubah untuk Sekolah Rakyat, ini iktikad baik Pak Bupati terlibat secara aktif memastikan program prioritas Presiden. Bupati Sumenep telah berjuang sekuat tenaga, mudah mudahan ini jadi legacy beliau yang sudah habis-habisan memperjuangan SR," kata Ishaq.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai menyarankan Pemkab Sumenep membentuk sekretariat bersama untuk memudahkan konsolidasi pengajuan lahan Sekolah Rakyat permanen.

"Sekber akan mempercepat koordinasi dinas PU, dinas pendidikan, dinas sosial, dinas pertanian dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat," katanya.

Sekolah Rakyat permanen ini direncanakan untuk memfasilitasi para siswa yang telah menimba ilmu di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep yang berlokasi di Gedung SKB Kecamatan Batuan.

Dengan status rintisan dan menumpang di Gedung SKB, daya tampung SRT 49 yang beroperasi sejak 2025 masih sangat terbatas. SRT 49 memiliki peserta didik sebanyak 76 siswa jenjang SD dan SMP.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]