Pratikno Tinjau Kebakaran Bromo: Pemadaman Secepat-cepatnya

CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026 18:52 WIB
Pratikno Tinjau Kebakaran Bromo: Pemadaman Secepat-cepatnya
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo kini menyisakan dua titik. (Dok. Istimewa)
Surabaya, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo kini menyisakan dua titik.

Hal itu dikatakan Pratikno saat meninjau langsung penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Selasa (11/8).

"Memang masih ada dua titik api yang harus segera dipadamkan. Sebelumnya sudah mencapai 34 titik, sekarang tinggal dua titik api yang masih bisa kita lihat di belakang," kata Pratikno saat berada di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pratikno menyebut, jumlah titik api yang sebelumnya mencapai 34 titik kini telah berhasil ditekan secara signifikan. Namun, dua titik api di Kawasan Desa Wonokitri Pasuruan masih tersisa harus segera dipadamkan.

Lebih lanjut, Pratikno menegaskan, proses penanganan tak hanya berhenti pada pemadaman dua titik api yang tersisa. Pemerintah juga harus mengantisipasi potensi munculnya titik api baru di tengah kondisi kawasan yang masih rawan.

"Jadi hari ini selain memadamkan sisa titik api yang tinggal dua itu, kita juga harus berusaha untuk mencegah munculnya titik api yang baru," tegas Pratikno.

Menurut Pratikno, penanganan karhutla Bromo mendapat perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat diminta bekerja maksimal agar api dapat dipadamkan dalam waktu sesingkat mungkin.

"Bapak Presiden Prabowo Subianto juga sudah menyampaikan perhatian yang sangat serius terhadap karhutla Gunung Bromo ini. Oleh karena itu, semuanya bekerja keras, target waktu pemadaman api ini secepat-cepatnya," ujarnya.

Pratikno mengatakan, strategi penanganan api juga telah dibahas bersama seluruh unsur yang terlibat. Pemerintah akan memilih metode yang dinilai paling efektif dan efisien untuk menuntaskan pemadaman.

Dukungan pemerintah pusat, kata dia, akan tetap dipertahankan selama proses penanganan karhutla berlangsung. Di saat yang sama, pemerintah daerah juga diminta terus memperkuat dukungan di lapangan.

"Kita sudah bahas strateginya seperti apa, cara apa yang paling efektif dan efisien. Dari dukungan pusat tetap dipertahankan di sini, serta peran dari daerah juga," katanya.

Kebakaran di kawasan Bromo ini bermula pada Senin (3/8), sekitar pukul 17.00 WIB. Menyusul meluasnya titik api, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara seluruh akses wisata ke kawasan Gunung Bromo, sejak Sabtu (8/8) malam.

Per Selasa (11/8) luasan kawasan Bromo yang terdampak kebakaran mencapai 899 hektare. Proses pemadaman api juga terus dilakukan di darat dan udara, dengan mengerahkan tiga helikopter, satu drone, dan delapan unit pemadam kebakaran.

Sejumlah tim gabungan juga turut dilibatkan dalam operasi ini.

(frd/fra)


[Gambas:Video CNN]