Polda Metro Jaya Siapkan 8.095 Personel Amankan Kegiatan Masyarakat

Polda Metro Jaya | CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 09:07 WIB
Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya komitmen layani pengamanan kegiatan masyarakat di Jakarta. (Foto: Arsip Polda Metro Jaya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya menyiapkan pelayanan dan pengamanan untuk sejumlah kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah hukumnya pada Jumat (14/8). Langkah ini dilakukan agar seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan yang diamankan antara lain berlangsung di kawasan Senayan, RI Fest di Gambir, serta Jambore Nasional Pramuka di Jakarta Timur. Selain itu, kepolisian juga mengamankan sejumlah aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan penempatan personel disesuaikan dengan karakteristik kegiatan, potensi kerawanan, serta kebutuhan pengamanan di setiap lokasi. Menurutnya, penyesuaian ini dilakukan agar pengamanan berjalan efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polda Metro Jaya telah menyiapkan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan. Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8).

Khusus untuk pengamanan kegiatan di kawasan Senayan, Polda Metro Jaya menyiapkan 8.095 personel gabungan. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari sejumlah unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Personel gabungan itu terdiri atas 800 personel Mabes Polri, 4.230 personel Polda Metro Jaya, dan 1.163 personel polres jajaran. Selain itu, terdapat 1.850 personel TNI serta 52 personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan pemadam kebakaran Pemprov DKI Jakarta.

Pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Penegakan hukum akan dilakukan apabila diperlukan, sesuai dengan situasi yang dihadapi di lapangan.

Seluruh personel yang dilibatkan dalam pengamanan juga telah diarahkan untuk tidak membawa senjata api. Ketentuan ini berlaku di seluruh titik kegiatan yang diamankan pada hari ini.

Di samping penyiapan personel, kepolisian turut menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional. Pengaturan ini mempertimbangkan perkembangan arus kendaraan di lapangan.

Pengalihan arus lalu lintas hanya akan dilakukan apabila diperlukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Petugas akan menyesuaikan langkah tersebut dengan kondisi kepadatan yang terjadi.

"Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, dan kawasan DPR/MPR RI kami imbau memperhitungkan waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan kepadatan," kata Budi.

Polda Metro Jaya mengajak masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa selama kegiatan-kegiatan tersebut berlangsung. Kepolisian juga mengajak masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center Polri di nomor 110. Layanan tersebut disiagakan untuk merespons kebutuhan masyarakat selama pelaksanaan pengamanan berlangsung.

(rir)