PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN

Prabowo: Tidak Boleh Ada Anak-Anak Bertarung Nyawa saat ke Sekolah

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 11:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Fauzan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan anak-anak dalam perjalanan ke sekolah. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto melalui Pidato Kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8), menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan anak-anak dalam perjalanan ke sekolah.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam agenda Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Prabowo juga menyorot perjalanan menuju sekolah yang dapat mengambil waktu berjam-jam.

"Tidak boleh ada lagi anak-anak kita yang harus bertarung nyawa hanya untuk menyeberang sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan," ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berangkat ke sekolah harus berjalan berjam-jam. Berangkat basah, di kelas basah, pulang basah. Saudara-saudara sekalian, tidak boleh terjadi," ucapnya menambahkan.

Prabowo menekankan pentingnya konektivitas yang baik antara desa. Ia menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan lebih dari 5.000 jembatan desa selesai dibangun pada akhir tahun ini. Prabowo juga mengungkapkan peran serta TNI dan Polri dalam upaya pembangunan jembatan desa.

"Tahun ini, kita telah menyelesaikan 2.500 jembatan desa yang dibangun oleh TNI dan 874 jembatan desa yang dibangun oleh Kepolisian Republik Indonesia," ujarnya.

Pemerintah daerah juga diharapkan Prabowo untuk melaporkan kebutuhan pembangunan jembatan desa. Prabowo menyatakan jika pemerintah daerah tidak bisa mengatasi masalah ini, maka pemerintah pusat akan turun dan mengatasi

"Kita berharap para gubernur, para bupati, para camat, kepala-kepala desa semuanya mengecek desa-desanya. Di mana lagi dibutuhkan jembatan desa, laporkan," sebut Prabowo

"Kalo gubernur, bupati, kepala desa tidak bisa mengatasi, pemerintah pusat akan turun dan mengatasi. Kita tidak akan membiarkan rakyat kita terlantar," ucap Prabowo.

(mou/har)
placeholder