Kecelakaan Bus Rombongan Umrah di Nagreg Bandung, Satu Jemaah Tewas

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 14:18 WIB
Ilustrasi kecelakaan. Kecelakaan bus rombongan umrah di Nagreg, Bandung, menewaskan satu penumpang dan melukai beberapa lainnya. (Istockphoto/ Gokhanilgaz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kecelakaan maut menimpa bus rombongan jemaah umrah di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Jumat (14/8) dini hari WIB.

Dalam peristiwa tersebut satu penumpang jemaah umrah, LS (52) meninggal dunia di lokasi kejadian. Kecelakaan itu sendiri terjadi di Kampung Paslon, Desa Ciherang--sekitar hampir dua kilometer dari Simpang Nagreg.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung, IPTU Lilim, mengonfirmasi bahwa bus tersebut mengangkut rombongan ibu-ibu yang baru saja menyelesaikan ibadah umrah.

"Iya itu laka tunggal kejadiannya sekitar jam 1 dinihari. Iya bus rombongan umrah," ujar Lilim, dikutip dari detikJabar.

Kecelakaan bermula saat bus bernomor polisi B-7858-ZAA melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Pada saat di jalan menurun, sopir kurang konsentrasi dan waspada dengan situasi yang ada di depannya. Sehingga kendaraan oleng ke sebelah kanan dan menabrak pagar tembok bangunan rumah," jelas Lilim.

Benturan keras tersebut menyebabkan satu orang tewas dan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Dia bilang para korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat sesaat setelah kejadian.

"Saat kejadian 1 korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Cicalengka dan sekarang korban sudah dibawa keluarga. Korban luka ringan pun sudah pulang," tambahnya.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan pada pukul 01.55 WIB. Lalu, sambungnya, Tim rescue segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

"Setelah menerima informasi kejadian, tim Rescue Kantor SAR Bandung segera diberangkatkan menuju lokasi untuk mendukung proses evakuasi," kata Ade.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan satu korban dalam kondisi terjepit di dalam badan bus. Petugas gabungan kemudian berupaya mengeluarkan korban dari himpitan material kendaraan.

"Korban yang terjepit wanita inisial LS meninggal dunia dan berhasil dievakuasi pukul 3 dinihari. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia," ungkap Ade.

Berdasarkan data akhir Basarnas, total terdapat 14 orang yang terlibat dalam kecelakaan ini. Sebanyak 13 orang dinyatakan selamat, sementara satu orang meninggal dunia.

Saat ini, seluruh korban selamat telah kembali ke rumah masing-masing.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK