Pola Makan dan Stres Diam-diam Bikin Lambung 'Protes', Ini Solusinya

Advertorial | CNN Indonesia
Senin, 17 Agu 2026 19:28 WIB
adv
Ilustrasi stres. (Foto: iStock/PeopleImages).
Jakarta, CNN Indonesia --

Keluhan nyeri ulu hati, perut kembung, mual, hingga sensasi panas di dada masih menjadi masalah kesehatan yang kerap dialami masyarakat Indonesia. Kondisi tersebut sering dikaitkan dengan gangguan lambung, mulai dari maag hingga gastroesophageal reflux disease (GERD).

Tak sedikit orang menganggap keluhan ini hanya muncul karena telat makan. Padahal pola makan, stres, dan kebiasaan sehari-hari juga berperan besar terhadap kesehatan lambung.

Kementerian Kesehatan dalam laman resminya menjelaskan bahwa GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan gejala seperti heartburn, regurgitasi, mual, hingga rasa pahit di mulut.

Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh pola makan yang kurang baik, stres berkepanjangan, hingga gaya hidup yang tidak sehat. Jika tidak ditangani dengan baik, GERD dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko komplikasi.

Selain GERD, gastritis atau peradangan pada dinding lambung juga menjadi gangguan yang cukup sering ditemukan.

Kemenkes menyebut, stres dapat memicu peningkatan produksi asam lambung melalui perubahan hormon dalam tubuh. Ditambah kebiasaan melewatkan waktu makan, mengonsumsi makanan tinggi lemak, pedas, minuman berkafein, merokok, hingga kurang tidur, risiko gangguan lambung dapat meningkat.

Karena itu, menjaga kesehatan lambung tidak cukup hanya mengandalkan obat ketika gejala muncul. Langkah preventif perlu dilakukan dengan menerapkan pola makan teratur, menghindari makanan yang memicu keluhan sesuai kondisi masing-masing, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

adv

Salah satu bahan herbal yang telah lama dikenal masyarakat adalah kunyit. Kunyit mengandung kurkumin, senyawa alami yang memiliki sifat antioksidan dan membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Mengonsumsi kunyit dapat menjadi salah satu bagian dari pola hidup sehat untuk membantu menjaga fungsi lambung dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun, manfaat tersebut tetap perlu didukung dengan pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, istirahat cukup, serta gaya hidup yang sehat.

Selain kunyit, asupan omega-3 juga penting untuk mendukung fungsi tubuh. Kandungan yang banyak ditemukan dalam minyak ikan ini berperan dalam membantu menjaga fungsi sel sekaligus mendukung proses antiinflamasi alami tubuh.

Sebagai pelengkap gaya hidup sehat, masyarakat dapat memilih suplemen herbal sesuai kebutuhan, seperti Sari Kunyit Plus dan Fish Oil, dua produk dari Sido Muncul Natural.

Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus mengandung ekstrak rimpang kunyit yang terstandarisasi dengan Curcuminoid 100 mg serta black pepper yang terstandarisasi piperine.

Sementara itu, Sido Muncul Natural Fish Oil merupakan sumber omega-3 yang berasal dari wild marine fish di Samudra Pasifik dan Atlantik. Minyak ikan tersebut melalui proses pengolahan dan pengujian yang ketat untuk memastikan kualitasnya, termasuk memastikan produk bebas dari pemalsuan dan kandungan merkuri.

Perpaduan Sari Kunyit Plus dan Fish Oil akan memberikan hasil terbaik karena keduanya bekerja saling melengkapi.

Sebuah studi beberapa waktu lalu menunjukkan kombinasi asam lemak omega-3 bersama senyawa kurkuminoid mampu meningkatkan bioavailabilitas atau tingkat penyerapan kurkumin secara signifikan di dalam tubuh.

Hal ini berkaitan dengan sifat kurkumin yang secara alami memiliki bioavailabilitas relatif rendah. Kurkumin cenderung sulit diserap oleh usus dan dapat dengan cepat mengalami proses metabolisme serta dikeluarkan dari tubuh.

Karena itu, kurkumin kerap dikombinasikan dengan bahan lain untuk membantu meningkatkan penyerapannya, antara lain black paper dan omega-3. Kandungan ini sudah terdapat dalam produk Sari Kunyit Plus dan Fish Oil.

Di sisi lain, lemak sehat dari omega-3, termasuk EPA dan DHA, dapat berperan sebagai pembawa yang membantu melarutkan senyawa yang bersifat larut dalam lemak seperti kurkumin. Dengan demikian, kombinasi tersebut berpotensi membantu meningkatkan ketersediaan kurkumin di dalam tubuh.

Dari sisi bentuk sediaan, Sido Muncul Fish Oil hadir dalam bentuk soft capsule dengan kandungan 1.000 mg fish oil, termasuk 330 mg omega-3, EPA 180 mg, dan DHA 120 mg per kapsul. Sementara itu, Sari Kunyit Plus diformulasikan dalam bentuk mini soft capsule yang berukuran lebih kecil sehingga lebih mudah ditelan.

Sido Muncul juga menjelaskan bahwa Sari Kunyit Plus mengandung ekstrak kunyit terstandar 95% curcuminoid serta black pepper terstandar 95% piperine. Bentuk sediaan tersebut memberikan pilihan yang praktis untuk melengkapi pemenuhan nutrisi dan menjaga kesehatan sehari-hari.

Meski begitu suplemen herbal bukan pengganti pola hidup sehat maupun obat untuk menyembuhkan penyakit. Apabila gejala seperti nyeri hebat, muntah darah, sulit menelan, atau keluhan lambung berlangsung terus-menerus, segera periksakan diri ke dokter agar memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.

Namun yang pasti, dengan menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan memanfaatkan informasi kesehatan dari sumber terpercaya, kesehatan lambung dapat lebih terjaga sejak dini.

Bagi masyarakat yang ingin menambah wawasan mengenai herbal, vitamin, kesehatan, dan gaya hidup sehat, Sido Muncul Natural juga menghadirkan Sido HerbalPedia sebagai platform edukasi. Melalui platform ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi terpercaya seputar herbal Indonesia, sekaligus berkonsultasi mengenai herbal favorit melalui fitur SiHerbie.

Selain itu, Produk Sari Kunyit Plus dan Fish Oil dari Sido Muncul Natural juga dapat diperoleh di apotek dan apotek modern terdekat atau secara online melalui www.sidomunculstore.com dan Sido Muncul Official Store di berbagai online marketplace

(adv/adv)