HUT RI ke-81, Pramono Tegaskan Komitmen Bangun Jakarta Maju & Inklusif
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/8) dengan dipimpin Gubernur Pramono Anung.
Dalam amanatnya di hadapan jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pemangku kepentingan terkait, Gubernur menyampaikan bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus diisi dengan kerja nyata untuk masyarakat, bangsa, dan negara.
"Alhamdulillah, pelaksanaan upacara berlangsung baik, lancar, dan khidmat. Kemerdekaan bukan hanya warisan untuk dikenang dan dirayakan, melainkan amanah yang harus dijaga dan diisi dengan kerja nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Pramono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, ketahanan ekonomi Jakarta disebut terus menunjukkan kinerja positif. Pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan II 2026 mencapai 5,52 persen dengan kontribusi 16,32 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
Lalu, inflasi tetap terkendali pada 2,5 persen. Kinerja tersebut menjadi modal untuk mewujudkan target Jakarta masuk 50 besar kota global terbaik pada 2030.
Pramono mengingatkan, pertumbuhan ekonomi harus diikuti pemerataan manfaat pembangunan.
"Pencapaian ini menjadi dorongan guna memastikan kemajuan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Pembangunan Jakarta diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, mengurangi ketimpangan, dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal," tuturnya.
Di bidang pembangunan manusia, Jakarta mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi secara nasional, yakni 85,05 pada 2025. Pemprov DKI Jakarta terus memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan ijazah, program padat karya, serta dukungan terhadap program Sekolah Rakyat.
"Kemajuan Jakarta harus dimulai dari manusianya. Kesempatan memperoleh pendidikan dan peningkatan kualitas hidup harus terbuka seluas-luasnya demi memutus rantai ketidakberuntungan," kata Pramono.
Pemprov DKI Jakarta juga memperkuat layanan publik, kesehatan, dan konektivitas melalui pembangunan transportasi modern serta infrastruktur kota.
Sejumlah proyek yang didorong antara lain LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota Tua, Pedestrian Deck Dukuh Atas, pembangunan rumah sakit di eks lahan RS Sumber Waras, serta integrasi transportasi menuju Kepulauan Seribu.
"Mulai 2027, transportasi laut ke Kepulauan Seribu akan dikelola secara profesional oleh Transjakarta. Bersamaan dengan itu, penataan ruang kota terus dimaksimalkan, termasuk pembongkaran tiang monorel di Jalan H.R. Rasuna Said dan penguatan integrasi transportasi publik di kawasan JIS-Ancol," papar Gubernur.
Di sektor lingkungan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong gerakan pilah sampah dari sumber, mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemarau.
Jakarta juga terus memperkuat tata kelola pemerintahan melalui inovasi pembiayaan, termasuk obligasi daerah, serta mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama sembilan tahun berturut-turut.
"Semangat kemerdekaan hari ini bukan lagi tentang pertempuran fisik dengan mengangkat senjata, melainkan tentang menurunkan ego, saling mendengar, dan bekerja bersama. Bagi Pemprov DKI Jakarta, merdeka berarti memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa dilindungi, aman, nyaman, dan memiliki rasa kepemilikan terhadap kotanya melalui semangat 'Jaga Jakarta'," tutur Pramono.
Sementara, kepedulian terhadap daerah lain diwujudkan dengan memberangkatkan tenaga kesehatan dan menyalurkan bantuan kemanusiaan Rp3,8 miliar bagi korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut berasal dari sumbangan sukarela ASN Balai Kota.
Adapun untuk memeriahkan HUT RI ke-81, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus Transjakarta sebesar Rp8 serta menghadirkan hiburan gratis di sejumlah lokasi.
"Pada momentum ini, kami juga memberlakukan tarif Transjakarta Rp8 dan menghadirkan hiburan gratis di Monas, Bundaran HI, Kota Tua, hingga Kepulauan Seribu agar kemeriahan kemerdekaan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat," ujar Pramono.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan apresiasi terhadap dukungan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan rangkaian HUT RI ke-81 di Jakarta.
Menurutnya, rangkaian hiburan publik dari Bundaran HI hingga Monas menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, BUMD, dan panitia nasional.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memercayai Jakarta sebagai bagian utama penyelenggaraan HUT RI. Melalui koordinasi Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board/JXB), sekitar 60 persen aktivitas kemeriahan rakyat dari HI hingga Monas kami dukung penuh sebagai bentuk kesiapan Jakarta menyongsong masa depan sebagai panggung dunia," pungkas Rano.
(rea/rir)