Mendagri Salurkan Tali Asih bagi Ahli Waris Korban Meninggal Gempa NTT

Kemendagri | CNN Indonesia
Senin, 17 Agu 2026 20:43 WIB
(Foto: dok Kemendagri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyalurkan tali asih kepada ahli waris korban meninggal akibat gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (17/8).

Santunan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii, serta Bupati Manggarai Timur Agas Andreas.

"Kemendagri memberikan tali asih sebanyak Rp15 juta per jiwa, per jiwa yang wafat pada keluarganya," kata Tito.

Selain santunan tersebut, Mendagri memastikan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) juga memberikan santunan sebesar Rp15 juta untuk korban meninggal dunia.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengapresiasi inisiatif warga yang mendirikan posko sesaat usai gempa bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8) pagi.

Guna mendukung posko, diserahkan pula dua unit genset, 10 unit velbed atau tempat tidur lapangan, serta Rp200 juta untuk dua desa di Kecamatan Lamba Leda Utara.

"Kita juga mengapresiasi ada posko yang dibangun warga. Tapi kita tambahi sekalian aja, namanya genset 2, sekaligus velbed ada 10 untuk operasionalnya," ujar Tito.

Mendagri memastikan, pemerintah terus bergerak pada masa tanggap darurat. Hal ini dibuktikan dengan berdirinya posko Basarnas, berdampingan dengan tenda warga, diikuti pendataan kebutuhan guna mempercepat penyaluran bantuan.

Tito kemudian mengajak masyarakat terdampak untuk bekerja sama guna memulihkan dampak bencana.

"Ini harus kerja sama kita, pemerintah sama masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya, Mendagri memimpin Upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur.

Kehadiran Tito itu menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau lokasi bencana gempa, serta mempercepat penanganan bencana di NTT sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK