Istana Ungkap Alasan Bendera Raksasa Prabowo Berkibar di Udara HUT RI
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan baliho bergambar Presiden Prabowo Subianto berkibar di udara saat peringatan upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8).
Prasetyo menjelaskan bahwa pengibaran baliho Presiden merupakan bentuk ucapan terimakasih dari TNI atas peningkatan alutsista oleh Prabowo. Bukan hanya saat menjadi Presiden, namun juga saat menjadi Menteri Pertahanan di bawah Presiden Jokowi pada 2019-2024.
"Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih juga ya karena kan di masa Pak Prabowo inilah, meskipun juga sudah dirintis sejak zaman beliau menjadi Menhan, kita benar-benar memperkuat alutsista kita," ucap Pras usai rapat di kompleks parlemen, Selasa (18/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam atraksi terjun payung itu, bukti kebanggaan TNI juga ditunjukkan dengan penerbangan sejumlah pesawat jet Dassault Rafale asal Prancis. Apalagi, menurut dia, pengibaran baliho Presiden yang dilakukan para prajurit Kopassus juga bukan hal mudah.
"Itu lho yang menurut saya, menurut kami itu jauh lebih penting karena itu bukan sesuatu yang mudah," katanya.
Di sisi lain, pengadaan sejumlah alutsista kini juga berguna bagi Indonesia sebagai bagian dari ring of fire. Buktinya, kata Prasetyo, alutsista milik TNI kini sangat membantu penanganan bencana di sejumlah daerah, termasuk di NTT yang baru saja diguncang gempa.
"Dalam waktu yang singkat kita bisa mengirimkan logistik gitu yang sudah kita pakai mulai dari bencana di Sumatra maupun kemarin di NTT," katanya.
Pengibaran baliho atau bendera raksasa Presiden sebelumnya sempat menuai sorotan. Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 di kawasan Istana Merdeka, Jakarta.
Spanduk atau bendera tersebut dibentangkan langsung di langit ibu kota dari ketinggian 10 ribu kaki lewat atraksi terjun payung Victory Jump yang dilakukan oleh 17 prajurit Korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD beserta Polri dari pesawat angkut militer CN-295.
(thr/gil)