Pohon di Jalanan Bandung Dikuliti-Disuntik Air Aki, Pelaku Ditemukan
Aksi perusakan terhadap pohon-pohon peneduh di jalanan Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) kembali terjadi.
Setelah penebangan pohon di kawasan simpang Cihapit-Riau demi visibilitas videotron pada bangunan padel, kini aksi perusakan pohon terjadi di sejumlah wilayah seperti di Jalan Pahlawan dan Kiaracondong.
Pelaku menguliti kulit kayu melingkar dari tengah hingga jelang akar, dibor, hingga 'disuntikkan' cairan elektrolit atau air aki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wali Kota Bandung M Farhan memastikan pelaku perusakan pohon di berbagai wilayah sudah ditemukan. Dia bilang orang tersebut sudah dimintai keterangan, dan terancam mendapatkan sanksi atas tindakan yang dia lakukan.
"Pelakunya sudah (ditemukan), warga setempat dan sedang dibadamikeun," kata Farhan usai meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cihanja, Kelurahan/Kecamatan Ciumbuleuit, Selasa (18/8) dikutip dari detikJabar.
Selain di Jalan Pahlawan, pelaku perusakan pohon di kawasan Kiaracondong juga sudah ditemukan. Pelakunya tega mengebor pohon tersebut lalu menyuntikkan cairan aki.
"Yang lain tuh sedang di-BAP juga ya pelakunya, karena yang di Kiaracondong tuh pohon disuntikin air aki. Nah lagi dihukum pelakunya," ungkap Farhan.
"Demikian juga dengan Cijerah. Cijerah belum semuanya, tapi sudah ada pengakuan dari 2 orang pelaku. Kita sedang mencari 2 orang pelaku lainnya, masih DPO," tegasnya.
"Kasus di Dago juga masih dalam proses BAP, begitu juga kasus di kawasan Saunggaling yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan," sambung Farhan.
Farhan memastikan bakal menyiapkan sanksi yang tegas bagi para pelaku tersebut. Apalagi, jika pelaku ternyata punya motif dengan urusan bisnis seperti yang terjadi di depan SixNine Padel, Jl LLRE Martadinata atau Jalan Riau (persimpangan Jalan Cihapit dan Jalan Riau).
"Saya akan melihat apabila ternyata terbukti ada kaitan langsung antara pemotongan pohon dengan kegiatan bisnis di sekitar situ, maka akan kita tinjau ulang izinnya. Dan mungkin seperti di Jalan Riau, itu kan ada kaitan langsungnya dengan videotron. Nah videotronnya kita segel dan belum nyala sampai sekarang," kata Farhan.
Baca berita lengkapnya di sini.
(tim/kid)