Polsek Asologaima di Papua Pegunungan Ditembak OTK

CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 10:03 WIB
Polsek Asologaima di Kampung Kimbim, Jayawijaya, Papua Pegunungan ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Senin (17/8) pagi. (Arsip Istimewa).
Jakarta, CNN Indonesia --

Polsek Asologaima di Kampung Kimbim, Jayawijaya, Papua Pegunungan ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Senin (17/8) pagi.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani mengatakan peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIT. Ia menyebut setidaknya terdengar 10 kali rentetan tembakan ke arah Polsek Asologaima.

"Personel Polsek Asologaima bersama BKO Brimob yang sedang melaksanakan siaga langsung meningkatkan kewaspadaan dan melakukan respons terhadap sumber suara tembakan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8).

Ia menjelaskan petugas dari Satgas Ops Damai Cartenz yang berjaga di Pos Wamena juga telah dikerahkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan.

Faizal menyebut dari hasil pemantauan dan penyisiran di sekitar wilayah situasi telah berangsur normal dan tidak ada lagi gangguan keamanan lanjutan. Aktivitas warga di sekitar lokasi juga kembali seperti biasa setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali.

Lebih lanjut, ia memastikan dari hasil pengecekan awal tidak ada korban maupun kerugian materil pada bangunan Polsek Asologaima.

"Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz turut memberikan dukungan pengamanan terhadap proses olah tempat kejadian perkara yang dilakukan personel Satreskrim Polres Jayawijaya," jelasnya.

"Tim juga meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan terhadap area yang diduga menjadi lokasi asal tembakan," imbuhnya.

Faizal menambahkan dari hasil olah TKP itu, petugas menemukan jejak kaki serta 10 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik asal tembakan. Seluruh barang temuan tersebut telah diamankan oleh personel identifikasi Satreskrim Polres Jayawijaya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami memastikan personel di lapangan telah mengambil langkah cepat dan terukur setelah menerima informasi adanya gangguan tembakan," tuturnya.

Menurutnya, proses penanganan kejadian tidak berhenti pada respons awal. Aparat terus melakukan langkah penyelidikan untuk memastikan fakta kejadian sekaligus mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

"Kami terus melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang diperoleh di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena proses penyelidikan masih berlangsung," katanya.

(tfq/ugo)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK