BPBD: Karhutla di Gunung Arjuno-Welirang Berhasil Dipadamkan

CNN Indonesia
Jumat, 21 Agu 2026 22:58 WIB
Kebakaran hutan di Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Jawa Timur, berhasil dipadamkan. Tim gabungan terus memantau sisa bara api dan siap siaga.
Ilustrasi penanggulangan karhulta di Gunung Arjuno. (ANTARA FOTO/Trisnadi)
Surabaya, CNN Indonesia --

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo di Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur (Katiakhirnya berhasil dipadamkan, pada Jumat (21/8).

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan, tim gabungan akhirnya berhasil menjinakkan seluruh titik api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gatot menyebut, titik api terakhir yang terpantau dan langsung ditangani petugas berada di dua lokasi, yaitu kawasan Lembah Kijang dan Kembar 2.

"Sudah padam semua, terakhir di kawasan Lembah Kijang dan Kembar 2. Hari ini tim darat melakukan pemadaman terhadap bara api yang ada di wilayah tersebut," kata Gatot, saat dikonfirmasi.

Dalam upaya pemadaman hari ini, petugas turut mengerahkan bantuan udara dengan menerjunkan helikopter untuk operasi water bombing. Sayangnya, hal itu tidak bisa berlangsung maksimal akibat kendala cuaca.

Kabut tebal yang mendadak turun dan menyelimuti kawasan Arjuno-Welirang pada siang hari memaksa armada ditarik mundur lebih awal menuju pangkalan di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, demi keselamatan penerbangan.

"Water boombing sempat dilakukan sekali dan kondisi cuaca berkabut akhirnya siang heli kembali ke Abd saleh," ucapnya.

Meski karhutla di kawasan Arjuno-Welirang secara umum telah dinyatakan padam, Gatot menegaskan bahwa status petugas tetapkan akan melakukan pemantauan dan patroli.

Ia menyebut, operasi penyisiran oleh tim darat tetap dilakukan untuk mendeteksi sisa-sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan

Skenario pemadaman

Selain itu, skenario pemadaman udara juga tetap disiagakan apabila sewaktu-waktu kepulan asap kembali terlihat di kawasan konservasi tersebut.

"Besok akan dilakukan lagi patroli dan water boombing bila masih ada asap. Sedangkan tim darat tetap terus melakukan potroli untuk melihat sisa-sisa bara yang ada," tandasnya.

Seperti diketahui, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Tahura Raden Soerjo di Gunung Arjuno-Welirang mulai terjadi sejak Selasa (18/8). Hingga kini belum dapat dipastikan total luasan lahan yang terdampak akibat kebakaran tersebut.

Imbas kebakaran itu, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara sejak Rabu (19/8) hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan itu berdasarkan surat pengumuman yang dikeluarkan UPT Tahura Raden Soerjo Nomor 500.4.6.10/1276/123.7.2/2026.

(frd/kid)
placeholder