Pramono Bantah Tarif Parkir Mobil Jakarta Naik Rp60 Ribu Per Jam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membantah tetapkan tarif parkir mobil di Jakarta naik hingga Rp60.000.
"Angka berapa? Rp60.000 ya? Itu sama sekali bukan angka dari Pemerintah DKI Jakarta," kata Pramono di Jakarta Selatan, Senin (24/8).
Ia menyebut bahwa belum ada keputusan terkait penetapan tarif parkir dari Pemprov Jakarta.
"Pemerintah DKI Jakarta tentunya dalam memutuskan pasti mempertimbangkan banyak hal. Termasuk berapa yang harga yang wajar. Nah, sampai hari ini belum ada keputusan apa pun tentang itu, bahkan angka Rp60.000 pun saya baru tahu ketika sudah viral," lanjutnya.
Sebelumnya, Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter menyatakan adanya usulan perubahan tarif parkir dengan sistem zonasi.
Melansir detik, sejumlah kawasan dengan nilai ekonomi tinggi seperti SCBD dan Menteng dapat masuk di zona dengan tarif lebih tinggi.
"Jadi nanti mau dibuat sistem zonasi. Misalnya daerah SCBD dianggap punya nilai ekonomi tinggi. Daerah Menteng, kemudian daerah seperti Bandung Indah, terus daerah misalnya di Jakarta Selatan, Senayan. Jadi tarif itu ambang batas tertingginya sampai Rp 60 ribu," ujar Jupiter beberapa waktu lalu.
Namun, Jupiter juga menilai bahwa usulan tarif parkir mobil tersebut bisa terlalu memberatkan masyarakat.
"Jadi menurut saya terlalu memberatkan masyarakat. Memberatkan. Nggak masuk akal, ngawur itu," sebutnya.
Lihat Juga : |