Kerumunan Massa di Lintasan Stasiun Jakarta, 9 KRL Terlambat
Kerumunan massa di sekitar jalur rel pada perlintasan JPL 41, lintas Stasiun Tanah Abang-Palmerah, Jakarta, berdampak terhadap perjalanan Commuter Line Rangkasbitung, Kamis (27/8) malam.
KAI Commuter mencatat sebanyak sembilan perjalanan KRL mengalami keterlambatan hingga 52 menit.
Diketahui, kerumunan massa ini adalah massa yang membubarkan diri usai melakukan aksi di depan Gedung DPR RI.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan imbas adanya kerumunan massa, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung tujuan Tanah Abang perjalanannya hanya sampai Stasiun Palmerah untuk kembali ke Rangkasbitung.
Lihat Juga : |
Sedangkan untuk perjalanan Commuter Line sebaliknya, tujuan Rangkasbitung masih tertahan di Stasiun Tanah Abang, dan menunggu aman.
Pukul 19.50 WIB, 19.54 WIB dan 20.43 WIB perjalanan Commuter Line dari 2 arah sempat dibuka dengan pengawalan petugas dan kecepatan terbatas.
Namun pada 20.30 WIB dan 21.20 WIB hingga pukul 22.30 WIB, perjalanan Commuter Line dari dan menuju Rangkasbitung tertahan.
"Perjalanan Commuter Line dari Rangkasbitung hanya sampai dengan Stasiun Palmerah sedangkan Commuter Line yang berada di Stasiun Tanah Abang masih tertahan menunggu jalur aman," kata Leza dalam keterangan tertulis.
KAI Commuter mengutamakan keselamatan dan keamanan para pengguna dalam perjalanan Commuter Line menuju stasiun tujuan.
"Maka itu, kami harap seluruh pengguna untuk tetap berhati-hati dan selalu mengikuti arahan dari petugas baik di stasiun ataupun di dalam Commuter Line," ujar Leza
Dampak adanya kerumunan massa diantara Stasiun Tanah Abang dan Palmerah ini terdapat 9 perjalanan Commuter Line yang mengalami keterlambatan 16-52 menit.
Selain itu juga terdapat rekayasa pola operasi sebanyak 16 perjalanan.
"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna yang bertujuan ke arah Serpong dan Rangkasbitung menggunakan Commuter Line tujuan dapat langsung menuju Stasiun Palmerah atau Stasiun Kebayoran," katanya.
Lihat Juga : |