BNPB: Hotspot Karhutla di Kalteng Meningkat Jadi 4.359 Titik

CNN Indonesia
Jumat, 28 Agu 2026 19:12 WIB
BNPB melaporkan 4.359 titik panas kebakaran hutan di Kalimantan Tengah, dengan luas lahan terbakar mencapai 7.634 hektare. Operasi pemadaman terus dilakukan.
BNPB melaporkan 4.359 titik panas kebakaran hutan di Kalimantan Tengah, dengan luas lahan terbakar mencapai 7.634 hektare. Operasi pemadaman terus dilakukan. (Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ungkap titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah masih meningkat dan telah mencapai 4.359 titik.

"Di Kalimantan Tengah titik api sebesar 93 titik api, tetapi titik panas meningkat sebesar 412 sehingga titik panas menjadi 4.359 titik," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers, Jumat (28/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data ini didasarkan pada SiPongi Kementerian Kehutanan tanggal 27 Agustus 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.

BNPB juga melaporkan bahwa luas lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah kini telah mencapai lebih dari 7.634 hektare.

Namun, jarak pandang disebut masih tergolong normal, yaitu sembilan kilometer.

Kini, operasi darat di Kalimantan Tengah difokuskan pada pemadaman, pembatasan penjalaran api, dan pendinginan. Operasi pemadaman dilaporkan telah dilakukan di lahan sebesar 257 hektare di Pulang Pisau dan lahan sebesar 10 hektare di Seruyan.

"Operasi karhutla ini dilakukan melalui operasi darat maupun operasi udara baik di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi," ungkap Berton.

(mou/wis)
placeholder