Kolaborasi dengan Alumni, Pramono Setujui Revitalisasi Halte Kanisius

Pemprov DKI | CNN Indonesia
Sabtu, 29 Agu 2026 18:19 WIB
(Foto: dok Pemprov DKI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Pramono Anung menyatakan persetujuan untuk merevitalisasi halte di depan sekolah Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat sebagai langkah peningkatan fasilitas transportasi publik.

Usulan revitalisasi itu datang dari salah satu alumni Kanisius di tengah kegiatan Canisius Expo 2026 pada Sabtu (29/8). Nantinya, revitalisasi halte akan dilakukan melalui kolaborasi bersama alumni, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

Pramono mengatakan, halte akan dilengkapi dengan jalur penyeberangan jalan bagi pejalan kaki yang dilengkapi dengan lampu lalu lintas (APILL) atau pelican crossing untuk keamanan dan kenyamanan pengguna, khususnya murid-murid Kanisius.

"Memang kondisi haltenya sudah jadul banget. Kalau diberi nama Halte Kanisius kemudian diperbaiki oleh alumni, selama itu untuk kepentingan publik, saya memberikan persetujuan," kata Pramono.

Hal ini sejalan dengan dorongan Pramono agar keluarga besar dan alumni Kolese Kanisius terus berkolaborasi membangun Jakarta.

Ia menilai, sekolah unggulan seperti Kolese Kanisius telah memberikan kontribusi bagi pembangunan Jakarta dan Indonesia melalui kiprah para alumninya yang berperan di berbagai bidang.

"Banyak sekali alumni Kanisius yang sudah berperan serta untuk Jakarta dan untuk bangsa kita. Sehingga kerja sama, kolaborasi, Jakarta sebagai kota global, ibu kota negara, kota yang inklusif, menurut saya akan membuat Jakarta menjadi semakin kuat," ujar Pramono.

Menurut Gubernur, keberagaman adalah kekuatan Jakarta sebagai kota global. Sebagai kota yang inklusif, multikultur, dan multietnik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ditegaskan harus hadir dan memberikan pelayanan yang setara tanpa membedakan agama, golongan, maupun etnis.

"Sebagai Gubernur Jakarta saya harus menjadi gubernur buat semua kelompok, semua agama, semua golongan, semua etnis. Termasuk hari ini saya tidak menyangka bahwa di Kanisius ini performa yang ditampilkan adalah Kalimantan. Ini mencerminkan bahwa betul-betul Kanisius juga menjaga multikultur, multietnik, dan sebagainya," tuturnya.

Canisius Expo 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju 100 tahun Kolese Kanisius mengusung tema "Innovating for Human Dignity". Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, kompetensi, dan karakter para siswa.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 492 siswa terlibat dalam tarian kolosal "Penjaga Rimba Borneo". Canisius Expo juga menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari kompetisi akademik, seni, dan olahraga hingga Education Fair, Talent Spotting, serta pengenalan perguruan tinggi, jurusan, karier, dan beasiswa.

"Bagi Jakarta, kegiatan seperti ini sangat penting karena pembangunan kota pada akhirnya sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya," pungkas Gubernur DKI.

(rir/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK