Takut Erupsi Susulan Gunung Sinabung, Warga Pengungsi Belum Mau Pulang

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 11:50 WIB
Ilustrasi. Warga pilih mengungsi usai Gunung Sinabung meletus. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Warga di Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) masih takut untuk pulang ke rumah karena takut erupsi susulan Gunung Sinabung. Warga lebih memilih untuk mengungsi ke Desa Sukatepu.

"Kami diminta pemerintah untuk mengungsi, kami mau karena takut juga erupsi susulan," kata Roy Sembiring mengutip detikcom, Rabu (2/9).

Roy mengungsi bersama istri, orang tua, dan kedua anaknya. Mereka membawa barang seadanya untuk bermalam di Sukatepu.

Roy mengingat kembali saat Sinabung meletus pada 2010. Pada saat itu, ia mengungsi dengan pindah-pindah lokasi.

"Kembali menetap itu ke Desa Kuta Tengah itu tahun 2020, sebelumnya pindah pengungsian sejak 2010," jelasnya.

Sementara Eva Br Sinulingga juga menyebutkan hal serupa. Mereka memilih mengungsi karena takut erupsi susulan.

"Harapannya agar Gunung Sinabung ini kembali tenang sehingga dapat kembali ke rumah, jangan sampai seperti yang lalu bertahun tahun di pengungsian," tutur Eva Br Sinulingga.

Sebelumnya, peningkatan status Gunung Sinabung ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM terhitung sejak 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB.

Keputusan tersebut diambil setelah Gunung Sinabung memuntahkan kolom abu setinggi 3.500 meter dari puncak dan merekam aktivitas gempa vulkanik yang berlangsung secara berkelanjutan.

Warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, menjadi salah satu yang dievakuasi akibat erupsi Gunung Sinabung. Sebanyak 490 dievakuasi oleh pihak satuan tugas (Satgas). Mereka dievakuasi ke Desa Sukatepu di Kecamatan Naman Teran.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK