Arya Wedakarna Didampingi TNI di Kontes Transgender: Itu Pengawal Saya

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 17:33 WIB
Anggota DPD Arya Wedakarna. (ANTARA FOTO/ OJT/ AGITA TARIGAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, buka suara soal kehadirannya dalam sebuah acara kontes kecantikan transgender di Thailand dan dikaitkan dengan isu Lesbian-Biseksual-Gay-Transgender (LGBT).

Arya disebut hadir di acara kontes kecantikan khusus transpuan Miss Equality World. Informasi soal itu tersebar dalam foto dan video yang beredar di media sosial. Terlihat pula seseorang berseragam prajurit TNI bersama Arya dalam rekaman yang viral tersebut.

Arya mengatakan anggota TNI berseragam dinas yang mendampinginya di Thailand itu adalah pengawal pribadi. Menurutnya, kondisi Thailand rawan sehingga pengawal tersebut melekat selama perjalanan.

"Memang pengawal pribadi, pengawal saya. Jadi kan mengamankan, kita kan tahu Thailand itu kan suatu wilayah yang agak rawan konflik, kan kita tahu bahwa kemarin kan ada penembakan siswa tentang bullying, kan kita tahu bahwa Thailand dengan Kamboja juga sedang ada konflik ya begitu jadi ya melekat, melekat kepada kami seperti itu dan bertugas dengan baik saja untuk mengamankan saja," ujarnya saat dihubungi, Rabu (2/9).

Hingga berita ini ditulis, CNNIndonesia.com belum mendapatkan pernyataan resmi dari pihak TNI terkait diduga prajurit berseragam dinas yang mendampingi Arya tersebut.

Alasan hadiri Kontes Transpuan

Sementara itu terkait kehadirannya di acara tersebut, Arya mengaku tidak dalam kapasitas sebagai anggota DPD RI. Dia menyebut hadir sebagai tokoh yang mewakili lembaga Hindu dari Bali.

"Kalau saya yang pasti kemarin acara yang di Thailand itu saya datang mewakili lembaga Hindu ya. Jadi sebagai tokoh Bali, jadi tidak ada kaitan sama jabatan saya di manapun," kata Arya.

Arya mengaku acara di Thailand tersebut terdiri atas berbagai rangkaian kegiatan dari mulai peluncuran pariwisata ASEAN, pemberian penghargaan, pameran, hingga diskusi.

Ia mengaku hadir pada sesi pemberian penghargaan serta peluncuran video promosi wisata Bali. Arya juga mengaku mendapat penghargaan pada acara itu.

"Mereka sudah membuat video yang baik ya untuk promosi Bali alamnya, pantainya. Saya menerima penghargaan atas nama tokoh budaya Bali. Jadi ya maka dari itu kita biasa kalau di Bali menerima penghargaan dari kalangan-kalangan mana pun ya namanya orang memberi penghargaan kan kita hargai dong seperti itu," ujarnya.

Selain itu, dia mengklaim tak tahu bahwa acara Miss Equality di Thailand itu ternyata terkait dengan isu LGBT.

Arya mengatakan dirinya tidak ingin mencampuri urusan pihak yang memberi penghargaan. Ia menyebut Thailand memang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata dengan berbagai gender.

"Kan kita tidak ikut komentar tentang latar belakang siapa orang-orang yang memberikan penghargaan. Gitu kan ada namanya etika kan seperti itu. Jadi buat kami ya kami mewakili masyarakat Bali yang bekerja di pariwisata seperti itu," katanya.

(yoa/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK