566 Santri Sidoarjo Keracunan, Labfor Polri Periksa Sampel Makanan MBG

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 16:51 WIB
Tim Labfor Polri menyelidiki kasus keracunan massal di Sidoarjo yang melibatkan 566 santri dan pelajar setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Surabaya, CNN Indonesia --

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri melakukan pemeriksaan terkait dugaan kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri dan pelajar di Sidoarjo, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan Labfor Polri turun tangan untuk memeriksa sampel makanan yang diduga jadi pemicu keracunan.

"Benar, berdasarkan informasi, telah ada Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk melakukan pemeriksaan terkait peristiwa dugaan keracunan makanan yang terjadi di Sidoarjo pada 1 September 2026," kata Jules, saat dikonfirmasi, Rabu (2/9).

Ia menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan Labfor bertujuan untuk mengungkap penyebab kejadian keracunan massal itu secara ilmiah.

"Pemeriksaan Labfor tersebut merupakan bagian dari proses untuk mengetahui secara ilmiah penyebab kejadian tersebut," ujarnya.

Jules mengatakan, soal hasilnya pihaknya masih menunggu hasil resmi dari pemeriksaan Labfor beserta perkembangan penanganan kasus dari kepolisian setempat.

"Terkait hasilnya, tentu kita menunggu proses pemeriksaan Labfor dan perkembangan penanganan lebih lanjut dari Polresta Sidoarjo," katanya.

Sebelumnya, ratusan santri dan pelajar di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis, Selasa (1/9).

Setidaknya ada 566 santri dan pelajar di 19 lembaga pendidikan lain di Tanggulangin yang mengalami keracunan. 88 di antaranya masih dirawat intensif di rumah sakit.

(frd/isn)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Limbah Medis Ditemukan Warga di Parit

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK