APRESIASI PEMDA BERPRESTASI

Kaltim Raih Penghargaan Kategori Layanan Akses Kesehatan

CNN Indonesia
Kamis, 03 Sep 2026 19:53 WIB
Rudy Mas'ud Gubernur Kalimantan Timur di Apresiasi Pemda 2026 Batch II Regional Kalimantan
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dalam acara Apresiasi Pemda 2026 Batch II Regional Kalimantan. Foto: CNN Indonesia/Anisa Dewi
Balikpapan, CNN Indonesia --

Provinsi Kalimantan Timur meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi kategori Akses dan layanan kualitas kesehatan untuk tingkat provinsi.

Penghargaan ini diberikan dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan di Balikpapan, Kalimatan Timur, Kamis (3/9).

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus ke Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terbaik II untuk kategori ini diraih Provinsi Kalimantan Barat.

Kategori ini menilai komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah terjangkau.

Penilaian mencakup akses layanan Kesehatan, kepesertaan JKN, sanitasi layak, fasilitas kesehatan sesuai standar serta pemeriksaan kesehatan gratis. Inovasi daerah menjadi nilai tambah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berdampak.

Lihat Juga :

Acara ini merupakan gelaran Kementerian Dalam Negeri yang menunjuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai penyelenggara.

Acara penghargaan tersebut merupakan apresiasi Kemendagri untuk pemerintah daerah yang berhasil menjalankan sejumlah program terkait kebutuhan dasar masyarakat.

Kebutuhan dasar itu mencakup layanan dan kebutuhan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, pengelolaan sampah, hingga perumahan.

Empat indikator itu juga sejalan dengan prioritas presiden. Sebagai pembina dan pengawas Pemda, Kemendagri merasa perlu mendorong pemerintah daerah untuk mencapai program kebutuhan masyarakat.

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan para kepala daerah dari seluruh wilayah Kalimantan, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, hingga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

(isa/sur)
placeholder