HP Diduga Terlindas, Ojol Kejar Pemobil Sampai ke Lobi Mal di Jaksel

CNN Indonesia
Kamis, 03 Sep 2026 15:27 WIB
Petugas Satpol PP Provinsi DKI Jakarta menertibkan ojeg online yang berkumpul di area Jalan Prof Dr Satrio, Jakarta,  Senin (20/4/2020). Penertiban tersebut terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) di wilayah Jakarta dan memutus ran
Ilustrasi. Ojol cekcok dengan pengemudi. ANTARA/RENO ESNIR
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pengemudi mobil terlibat cekcok dengan driver ojek online (ojol) di wilayah Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (1/9). Diduga, cekcok dipicu lantaran driver ojol mengaku ponselnya dilindas pemobil.

Kapolsek Tebet AKP Ichsak menerangkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.20 WIB itu bermula saat driver ojol bernama Dendy sedang mengendarai sepeda motornya. Kemudian, handphone milik yang bersangkutan terjatuh.

"(Kemudian) menurut keterangan yang bersangkutan, handphone tersebut diduga terlindas oleh kendaraan yang dikemudikan oleh pengendara mobil," kata Ischak saat dikonfirmasi, Kamis (3/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelahnya driver ojol itu berusaha menghentikan mobil tersebut untuk meminta klarifikasi. Namun, mobil tersebut terus melaju.

Driver ojol kemudian sempat berteriak 'maling' untuk menghentikan mobil tersebut. Tapi, mobil terus berjalan hingga masuk ke area lobi sebuah mal.

"Sampai masuk area mal melalui akses pos 2 dan mobil diberhentikan mobil pengunjung lain di area main lobby dan terjadi keributan antara pengemudi mobil dengan pengemudi motor yang sempat menjadi perhatian pengunjung lain," tutur Ischak.

Pihak keamanan mal kemudian berusaha melerai kedua belah pihak. Selanjutnya, pihak keamanan juga melakukan mediasi terhadap keduanya.

"Pengemudi ojek online telah menyampaikan permohonan maaf dan membuat pernyataan tertulis, sedangkan pengemudi mobil menyatakan tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke ranah hukum," ucap Ischak.

Lebih lanjut, Ischak menyebut kasus tersebut tidak dilanjutkan ke pihak berwajib lantaran kedua belah pihak sepakat damai dan menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

"Polsek Tebet tidak menerima laporan terkait kejadian tersebut karena pihak yang bersangkutan tidak melanjutkan permasalahan ke pihak kepolisian. Permasalahan telah diselesaikan secara damai melalui pihak manajemen Mall Kota Kasablanka," tutur dia.

(dis/dal)
placeholder