Mendagri Tito Tiba di Acara Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tiba di acara Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan di Balikpapan, Kamis (9/2).
Tito tiba pukul 20.03 WITA disertai staf pendamping. Dia mengenakan batik motif biru.
Ajang penghargaan Pemda Berprestasi ini digelar di Platinum Convention Hall, Balikpapan. Acara tersebut merupakan apresiasi Kementerian Dalam Negeri untuk pemerintah daerah yang menjalankan program dan melayani rakyat dengan maksimal.
Lihat Juga :APRESIASI PEMDA BERPRESTASI Peraih Pemda Berprestasi Dapat Suntikan Insentif dari Kemendagri |
Kemendagri menunjuk Instititut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai penyelenggara. Rektor IPDN Halilul Khairi dan Wakil Bidang Administrasi Arief M Edie juga hadir di acara tersebut.
Sebelum acara berlangsung, Arief mengatakan penghargaan ini seharusnya menjadi pemicu kepala daerah untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
"Harapan kami Pemda harus terpancing untuk itu ya. Kita berkomitmen sebagai kepala daerah harus bisa menyejahterakan masyarakat, nah itu yang utama. Jangan berpikiran yang lain-lain," kata Arief usai meninjau venue untuk acara penghargaan itu, Kamis (3/9).
Dia lalu berujar, "Dia harus memberikan timbal balik, memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya."
Rektor IPDN Halilul Khairi mengatakan pemberian penghargaan itu berdasarkan fakta dan capaian dari pemerintah daerah.
"Dengan pemilihan penghargaan ini, mungkin bisa mereka gunakan untuk menyampaikan kepada rakyat bahwa saya sudah melakukan sesuatu dan saya sudah mendapatkan penghargaan," ujar Halilul pada Rabu (2/9), usai meninjau lokasi acara.
Meski demikian, dia menekankan bahwa apresiasi tersebut seharusnya menjadi pemicu bagi Pemda yang meraih penghargaan untuk melakukan yang terbaik, bukan merasa cukup atau final.
"[Yang] mendapat penghargaan ini bukan berarti mereka sampai titik final. Ini hanyalah pemicu," kata dia.
Dalam apresiasi ini, akan ada 32 daerah yang bakal menerima penghargaan tersebut untuk berbagai kategori.
Kategori ini mencakup pengelolaan sampah dan lingkungan, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta akses penduduk terhadap layanan pendidikan.