100 Pelajar SD-SMA di Nganjuk Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

CNN Indonesia
Kamis, 03 Sep 2026 22:15 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak. (CNN Indonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Sebanyak 100 pelajar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dibagikan pada Rabu (2/9).

Peristiwa itu bermula saat makanan MBG tiba di SMAN 3 Nganjuk, sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (2/9). Para siswa kemudian menyantapnya secara bersama-sama pukul 10.00 WIB.

MBG yang disajikan itu dimasak oleh SPPG Begadung 2. Menunya berupa nasi goreng, ayam suwir, telur dadar iris, tahu bulat, acar dengan isian timun dan wortel serta semangka.

Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak membenarkan adanya peristiwa itu. Kini pihaknya juga telah fokus melakukan penanganan.

"Nganjuk saya harus pastikan lebih lanjut. Kita fokus juga tadi kan sudah 74 sudah bertambah lagi jadi 100 [korban]," kata Emil di Surabaya.

Pasalnya, kata Emil, korban tidak hanya Siswa SMAN 3 Nganjuk saja, sejumlah siswa SD yang MBG-nya disuplai oleh SPPG Begadung 2, juga mengalami gejala keracunan serupa.

"Bukan hanya di SMA 3 ya tapi dari SD juga ada," ucapnya.

Ketua DPD Demokrat Jatim mengaku masih belum mengetahui apa dugaan penyebab keracunan. Sebab, Badan Gizi Nasional (BGN) masih melakukan penelusuran.

"Apa kira-kira penyebab spesifiknya masih ditelusuri oleh BGN begitu. Karena yang punya akses BGN dan Dinkes (Dinas kesehatan) setempat tentu posisinya juga mendampingi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menyebut telah meminta pihak sekolah untuk berkoordinasi terkait dugaan keracunan MBG tersebut.

"Sementara kami minta sekolah koordinasi dengan SPPG agar sementara waktu untuk dievaluasi, mungkin sementara dari pihak BGN melakukan evaluasi terhadap SPPG tersebut," ucap Aries.

(frd/isn)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Zulhas Tinjau SPPG di Sikka

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK