PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan Merak-Bakauheni masih berjalan normal meski Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi dan berstatus Level III atau Siaga.
"Sehubungan dengan kondisi tersebut, operasional layanan penyeberangan pada lintasan Merak-Bakauheni hingga saat ini masih berjalan normal," kata Corporate Secretary ASDP Windy Andale saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (6/9), dikutip dari Antara.
ASDP menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi cuaca dan perairan di sekitar lintasan penyeberangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan teknis terbaru, aktivitas erupsi masih berlangsung. Potensi bahaya saat ini dinilai berasal dari aliran lava yang dapat disertai lontaran batu pijar.
Menurut Windy, ASDP Cabang Merak dan Cabang Bakauheni tetap melayani pengguna jasa sesuai ketentuan operasional yang berlaku.
Pemantauan situasi di lapangan juga terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran penyeberangan.
ASDP menyebut koordinasi dengan instansi terkait dilakukan secara intensif. Informasi terbaru dari otoritas berwenang akan menjadi dasar dalam menentukan langkah operasional selanjutnya.
Windy mengimbau pengguna jasa yang akan menyeberang melalui lintasan Merak-Bakauheni tetap tenang dan mengikuti informasi resmi.
Pengguna jasa juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta mematuhi ketentuan perjalanan yang berlaku.
ASDP menyatakan akan terus mengevaluasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau secara berkala.
Jika kondisi berubah dan berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran maupun kelancaran layanan, perusahaan akan melakukan penyesuaian operasional berdasarkan rekomendasi instansi berwenang.
Informasi terbaru mengenai layanan penyeberangan dan kondisi operasional dapat diperoleh melalui Contact Center ASDP 191.
(antara/lom)


