Kebakaran yang melanda pabrik produksi plastik PT Technoplastika Prima Perdana di Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, belum juga padam setelah berlangsung sekitar 31 jam.
Api pertama kali muncul pada Minggu (6/9) sekitar pukul 12.08 WIB, hingga Senin (7/9) pukul 19.16 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan titik api yang kembali membesar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan, api saat ini masih membesar dan masih dalam proses penanganan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini lagi pemadaman, api membesar lagi," ujar Taufik, Senin (7/9).
BPBD mengerahkan sebanyak 7 unit armada dan puluhan personel pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran tersebut.
Menurut Taufik, proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama karena material yang terbakar berupa bahan baku plastik yang mudah terbakar.
"Plastik itu ya agak berbeda dengan kayu, ilalang, berbeda. Dia harus lama sehingga memakan waktu cukup lama untuk memadamkan api yang objek terbakarnya kalau plastik," jelasnya.
Taufik memastikan tidak ada rumah warga yang ikut terbakar akibat perambatan api dari pabrik. Namun, terdapat satu rumah yang mengalami kerusakan setelah tertimpa reruntuhan tembok bangunan pabrik.
"Tertimpa bangunan ya. Tapi yang terbakar tidak ada karena sudah kita antisipasi pada saat terjadi kebakaran," ungkapnya.
BPBD menaksir, kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp10 miliar.