Pemerintah Bakal Cari Solusi Usai Hadiah OSN 2026 Jadi Sorotan

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 21:06 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat ditemui di Gedung Islamic Center, Surabaya, Rabu (20/5).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mencari skema untuk menambah nilai hadiah bagi siswa berprestasi yang meraih juara dalam berbagai ajang talenta nasional. (CNN Indonesia/Farid)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mencari skema untuk menambah nilai hadiah bagi siswa berprestasi yang meraih juara dalam berbagai ajang talenta nasional.

Hal ini merespon sorotan publik yang menyinggung soal hadiah yang diterima para juara di Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026. Banyak yang menyayangkan nominal hadiah dianggap terlalu kecil bagi para siswa berprestasi dan nilainya disebut mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

"Kami sedang mencari skema supaya anggarannya dapat digunakan dari sumber-sumber lain sehingga anggaran hadiahnya dapat ditambah," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam keterangannya, Senin (7/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mu'ti menerangkan pemberian apresiasi kepada siswa berprestasi merupakan implementasi Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid.

Dalam aturan tersebut, apresiasi menjadi salah satu tahapan dalam pengelolaan talenta setelah proses identifikasi, pengembangan, dan aktualisasi.

"Kami terus berusaha mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar," ucap dia.

Menurut Mu'ti, pemberian apresiasi tersebut tidak semata-mata bertujuan memberikan hadiah kepada siswa. Tetapi juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan talenta secara berkelanjutan.

"Apresiasi tersebut menjadi bagian penghargaan kepada murid yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, daya juang, dan prestasi dalam ajang talenta, termasuk OSN," ujarnya.

Mu'ti juga mengingatkan masyarakat agar tidak melihat keberhasilan siswa hanya dari besaran hadiah yang diterima.

"Mereka yang juara juga akan mendapat dukungan pengembangan talenta berkelanjutan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Puspresnas Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan apresiasi dan pembinaan bagi siswa berprestasi tidak berhenti pada pemberian hadiah maupun dana pembinaan.

Kata dia, Puspresnas terus mendampingi para talenta berprestasi agar memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang dan mengikuti kompetisi di tingkat internasional.

"Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi," tutur Irene.

Dukungan juga diberikan melalui kesempatan melanjutkan pendidikan. Salah satunya melalui Beasiswa Talenta Indonesia yang merupakan hasil kolaborasi Puspresnas dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program tersebut memberikan pendanaan pendidikan bagi talenta berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang S1/D4, baik di dalam maupun luar negeri.

Lebih lanjut, Irene menegaskan OSN tidak semata-mata bertujuan mengejar medali atau menjadi juara. Menurutnya, proses mengikuti kompetisi juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membentuk karakter.

"OSN bukan semata-mata tentang medali atau menjadi juara. Proses mengikuti kompetisi menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, sportivitas, daya juang, dan mental sebagai generasi unggul Indonesia," tutur Irene.

(dis/fra)
placeholder