Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan siap mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto soal wacana penggabungan dengan Badan Geologi.
"Untuk penggabungan itu BMKG mengikuti dan siap melaksanakan arahan Presiden ya untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan mendukung upaya mitigasi ancaman bencana," kata Sekretaris Utama BMKG, Guswanto di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (8/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan BMKG dan Badan Geologi selama ini merupakan mitra strategis yang salah satu misinya menyelamatkan masyarakat dari risiko ancaman bencana geofisika.
Menurutnya, kedua badan selama ini saling melengkapi dalam rantai informasi ancaman bencana terkait bencana kebumian, khususnya kegempaan, gunung api dan tsunami.
"Kami juga memastikan kepada publik bahwa fungsi pemantauan, analisis dan penyebaran informasi ancaman bencana berjalan operasional dan akan terus diperkuat oleh arahan Bapak Presiden," katanya.
Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya berencana mengintegrasikan Badan Geologi dengan BMKG akibat rentetan bencana alam yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat virtual terbatas yang digelar presiden bersama kementerian/lembaga terkait.
"Kepala badan geologi nanti saya kira akan kerja sama lebih erat dengan yang lain, nanti kita pikirkan apakah badan geologi diintegrasikan dengan BMKG tapi ya nanti kita bahas itu," ujar Prabowo pada rapat virtual terbatas, Senin (7/9).

