Basarnas Lampung ikut membantu pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Lokasi pencarian juga diperluas oleh Tim SAR Gabungan.
Basarnas Lampung berangkat dari wilayahnya, menyusuri jalur dan pulau-pulau kecil menuju Gunung Anak Krakatau.
"Untuk pencarian kita perluas, karena hasil Map SAR kita itu mengarah ke barat daya dari Gunung Anak Krakatau, sehingga untuk total luas pencarian kita 271 nautical mill (NM)," ujar Riski Dwi, Kasie Ops Basarnas Banten, Rabu, (9/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim pencarian dibagi lima kelompok atau Search and Rescue Unit (Sru). Sru pertama menggunakan KN SAR Tetuka, dengan area jangkauan 68 NM.
Sru kedua menggunakan kapal KAL Anyer, milik TNI AL, jarak pencarian 69 NM. Sru ketiga berasal dari Basarnas Lampung, menggunakan RIB 01 dan 03, dengan luas pencarian 67 NM.
Kemudian Sru 5 menggunakan KP Sanjaya milik Polairud Polda Banten, untuk jarak pencarian 67 NM.
"Sru 4 menggunakan RIB 02 Banten, melakukan penyisiran disepanjang Pulau Rakata, Pulau Panjang dan pulau-pulau kecil yang kita antisipasi kapal tersebut terdampar di pulau-pulau tersebut," terangnya.
Pihak keluarga maupun kerabat sudah mulai berdatangan ke posko pencarian lima jurnalis yang hilang kontak, di Carita, Pandeglang, Banten.
"Untuk keluarga memang sudah berdatangan dan sudah kita koordinasikan apa yang sudah kita lakukan," jelasnya.
(ynd/kid)