Kronologi Rombongan Dinas Pertanian Ditembak KKB Saat Akan Cetak Sawah

CNN Indonesia
Kamis, 10 Sep 2026 09:48 WIB
Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap aksi penembakan KKB terhadap rombongan Dinas Pertanian di Papua Pegunungan yang menewaskan tiga orang.
Ilustrasi TKP penembakan. (iStockphoto/Herwin Bahar)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap kronologi penembakan terhadap tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama, Papua Pegunungan, oleh diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

KKB adalah sebutan aparat terhadap milisi Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Indonesia timur tersebut.

Dalam peristiwa penembakan tersebut tiga pegawai dinas yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) itu tewas. Pascaperistiwa tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz fokus mengevakuasi para korban dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya itu terdiri atas sebelas orang yang sedang mengemban tugas terkait pelaksanaan kegiatan cetak sawah.

Berikut kronologi peristiwa penembakan yang dirangkum dari keterangan tertulis Satgas Damai Cartenz: 

Waktu penembakan

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan insiden itu terjadi pada Rabu (9/9) sore sekitar pukul 15.53 WIT.

Ia menyebut rombongan pegawai Dinas Pertanian yang berjumlah 11 orang sedang dalam perjalanan dari Wamena menuju Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.

Waktu korban tewas

Dalam insiden tersebut, kata Yusuf, tiga orang meninggal dunia karena terkena tembakan.

Rinciannya korban wanita berinisial WB (24) yang terkena tembakan di pinggang kanan.

"Korban meninggal dunia di RSUD Wamena setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Selanjutnya korban perempuan berinisial AR (49) yang juga Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya. Korban mengalami luka tembak di bagian perut dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara korban terakhir merupakan pria berinisial AAM (35) selaku pegawai Dinas Pertanian. Korban mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang serta tangan kiri dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pengamanan dan penyelidikan

Pascainsiden itu, Yusuf mengatakan tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Jayawijaya langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan.

"Petugas keamanan masih mendalami rangkaian kejadian dan motif di balik peristiwa tersebut untuk memastikan fakta secara menyeluruh," tuturnya.

Ia menyebut tim gabungan juga melakukan penyisiran di sekitar area Puskesmas Muliama serta lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya aksi penembakan.

Selain itu, kata dia, tim juga berhasil mengamankan delapan orang saksi yang berada bersama rombongan korban saat kejadian.

"Berdasarkan penyelidikan dan pendalaman, aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari wilayah Nduga. Namun, petugas keamanan masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan identitas serta keterlibatan para pelaku," kata Yusuf.

(tfq/kid)
placeholder