Basarnas: Belum Ada Tanda Penemuan 5 Jurnalis di Pulau Sertung

CNN Indonesia
Jumat, 11 Sep 2026 06:45 WIB
Pencarian lima jurnalis terus dilakukan Basarnas. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Basarnas mengatakan belum ada tanda penemuan 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, di Pulau Sertung berdasarkan pemantauan visual menggunakan teropong.

Hal itu diungkap Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, yang menyatakan di pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau tim SAR gabungan bersama nelayan setempat sudah sempat turun ke pulau-pulau sekitar gunung.

Namun, pencarian secara langsung di Pulau Sertung belum bisa dilakukan karena PVMBG menyatakan daerah tersebut masih rawan karena memasuki radius 3 km dari Gunung Anak Krakatau.

"Untuk Pulau Sertung, itu memasuki radius 3 km, sebagaimana kita ketahui bersama data dari PVMBG menyatakan bahwa itu masih daerah rawan, tetapi kami akan tetap berupaya bagaimana kita bisa masuk ke situ dari data BMKG, data BNPB, perkiraan tindakan apa yang harus kita lakukan supaya kita bisa masuk ke situ untuk memastikan," ucap Amrad dikutip dari Antara.

Amrad menyebut Basarnas juga telah memperluas pencarian menggunakan drone di Pulau Sangiang menggunakan Kapal Negara Search and Rescue (KN SAR) Tetuka, tetapi belum menunjukkan hasil maksimal karena wilayah masih tertutup asap.

"Untuk hari ini, informasi dari rekan-rekan di lapangan yang di sekitar yang menggunakan drone, yaitu KN SAR Tetuka, mencoba hal tersebut dan hasilnya tidak bisa karena kabut asap sangat tebal," ucap Amrad.

Lebih lanjut, Amrad menegaskan Basarnas tetap mengacu pada informasi dari BMKG dan PVMBG terkait perkembangan cuaca dan kondisi di lapangan untuk keselamatan proses pencarian.

"Jadi, rekan-rekan yang dari BMKG termasuk dari PVMBG itu selalu memberikan informasi, mereka melaporkan per jam perkembangannya, apabila ada urgensi, itu akan menyampaikan ke kami," ucap Amrad.

Kelima jurnalis pewarta foto atau video hilang kontak sejak Senin (7/9) saat sedang melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Lima pewarta foto atau video itu adalah Muhammad Bagus Khoirunas (Antara), Arie Basuki dari Merdeka, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu. 

Mereka naik speedboat dari Carita yang diawaki satu nahkoda, satu anak buah kapal, dan satu pemandu (guide).

(antara/har)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK