Viral Sopir TJ Diduga Ugal-ugalan, Rem Mendadak Hindari Motor

CNN Indonesia
Sabtu, 12 Sep 2026 09:26 WIB
Foto ilustrasi. CNN Indonesia/Adi Ibrahim
Jakarta, CNN Indonesia --

Penumpang TransJakarta mengeluhkan cara mengemudi sopir bus Koridor 2 rute Monas-Pulogadung, kode bus TJ0205, yang disebut melaju secara ugal-ugalan. Sopir mengerem mendadak hingga membuat sejumlah penumpang terjatuh.

Keluhan tersebut disampaikan akun @Music_Cadas @RadioElshinta melalui unggahan di X.

Dalam cuitannya, akun itu menyebut bus tersebut dikemudikan dengan kecepatan yang dinilai tidak terkendali, termasuk melakukan pengereman mendadak di tengah perjalanan.

"Sepanjang perjalanan, sopir mengemudikan bus dengan ugal-ugalan menambah kecepatan secara tidak terkontrol di celah kendaraan dan sering melakukan pengereman mendadak," tulis akun tersebut, Jumat (11/9).

Menurut pengunggah, kejadian paling parah terjadi di persimpangan bawah flyover Senen, sebelum Halte Toyota Rangga.

Pengereman secara ekstrem membuat penumpang di area sambungan bus terjatuh dan sebagian penumpang perempuan disebut sampai tersungkur ke lantai.

Pengunggah juga menyebut terdapat penumpang yang tertimpa penumpang lain akibat rem mendadak tersebut.

Tak hanya soal cara mengemudi, pengunggah juga menuding sopir tidak memberikan klarifikasi setelah bus tiba di Halte Toyota Rangga. Menurutnya, sejumlah penumpang turun untuk meminta penjelasan, tetapi sopir disebut tidak turun dari bus dan enggan menunjukkan identitas.

Pengunggah kemudian menyoroti bus yang disebut kembali dijalankan ketika pintu belum sepenuhnya tertutup. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan penumpang dan meminta adanya tindakan terhadap pengemudi.

Transjakarta merespons keluhan tersebut melalui akun resmi X @PT_Transjakarta. Dalam tanggapannya, Transjakarta meminta maaf atas kejadian yang dialami penumpang dan menyatakan laporan telah diteruskan kepada unit terkait untuk diperiksa dan ditindaklanjuti.

"Hai Kak, mohon maaf atas kejadian yang dialami saat ini laporan sudah kami teruskan ke Unit Terkait untuk pengecekan dan tindaklanjut di nomor laporan TJ-TICO9260009347."

Transjakarta juga menanyakan kondisi penumpang dan meminta konfirmasi apabila terdapat luka. Penumpang diminta menghubungi melalui pesan langsung (DM) serta memberikan nomor WhatsApp aktif untuk proses tindak lanjut.

Keluhan tersebut juga mendapat perhatian Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Prastowo Yustinus. Ia memberikan tanggapan singkat di bawah unggahan X tersebut.

"Akan dievaluasi oleh manajemen," tulis Prastowo.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan terhadap pengemudi bus TJ0205 maupun kondisi penumpang yang disebut terjatuh.

Versi lain netizen

Sementara itu seorang pengguna di Thread membagikan versi lain cerita ini. Akun Thread @studiokita_id mengatakan insiden rem mendadak bus tersebut lantaran ada pengemudi ojek online (ojol) yang memotong jalur TransJakarta secara tiba-tiba.

"Jelas semua manusia di dalam bus terhempas ke depan. Benar kita semua shock disitu," demikian kata pengguna tersebut.

Namun menurut akun tersebut ada penumpang yang marah dan menyalahkan sopir. Pengemudi lantas keluar dari ruang kemudi dan meminta maaf atas kejadian tersebut pada para penumpang.

Si sopir kemudian kembali ke ruang kemudi namun masih ada penumpang yang marah. Penumpang yang marah tersebut turun kemudian turun dan Halte Senen dan meminta sopir itu turun. Hal tersebut dilakukan pengemudi tersebut.

"Dengan sabar nya supir nya berdiri lagi dan keluar bus menghampiri ibu itu. Minta maaf lagi," demikian kata pengguna akun itu.

View on Threads

Bantahan TransJakarta

Sementara itu Kepala Departemen humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani  membantah narasi yang beredar di awal, terutama soal sopir ugal-ugalan.

"Pengereman mendadak dilakukan pramudi sebagai tindakan refleks untuk menghindari benturan dengan pengendara roda dua yang memotong jalur secara tiba-tiba," katanya dalam keterangan tertulis.

Meski begitu ia meminta maaf pada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.

"Petugas kami di lapangan langsung melakukan pengecekan kondisi pelanggan. Seluruh pelanggan di dalam armada telah dipastikan aman dan tidak mengalami cedera," katanya.

Menurutnya TransJakarta telah memeriksa rekaman CCTV dan memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai standar. "Pramudi sigap melakukan pengereman," katanya.

Catatan Redaksi: Judul artikel ini diubah pada Sabtu (12/9) pukul 21.57 WIB setelah mendapat klarifikasi dari TransJakarta. Di bagian tubuh berita juga ditambah penjelasan dari TransJakarta.

(tim/sur)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK