Polisi Tangkap 3 Tersangka Dugaan Eksploitasi Anak di Ricuh 27 Agustus

CNN Indonesia
Sabtu, 12 Sep 2026 14:35 WIB
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka atas dugaan eksploitasi anak-anak terlibat dalam kericuhan di Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, pada 27 Agustus lalu. (CNN Indonesia/Muhammad Naufal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka atas dugaan eksploitasi anak-anak terlibat dalam kericuhan di Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, pada 27 Agustus lalu.

Direktur PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari Wibowo mengungkapkan ketiga tersangka berinisial B, N dan P diduga mengiming-imingi puluhan anak-anak dengan bayaran sekitar Rp55 ribu.

"Ada tiga orang, yaitu inisial B, N dan juga P. Yang mana mereka didapati berdasarkan alat bukti yang sudah kami lakukan analisa. Ada sekian anak masing-masing sudah melakukan, ada indikasi eksploitasi ekonomi," kata Rita dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/9).

Rita menyampaikan modus ketiga pelaku dengan memprovokasi anak-anak sekaligus mengiming-imingi mereka bayaran dengan nominal bervariasi.

"Jadi mereka mempengaruhi, memprovokasi anak-anak untuk dilibatkan dalam kegiatan aksi unjuk rasa dengan iming-iming sejumlah uang. Dari pelaku atas nama, panggilannya B atau inisialnya adalah F, dia sudah berhasil merekrut 53 anak," kata dia.

Lalu, tersangka berinisial N yang disebut merekrut 22 anak yang masing-masing diberikan rencana uang sebesar Rp50 ribu.

Lalu yang terakhir adalah tersangka berinisial P yang disebut berhasil mengumpulkan 8 anak yang rencana diberikan Rp40 ribu.

Rita juga menyampaikan bahwa ketiga pelaku mendapat keuntungan ekonomi atas aksinya itu.

Ia menyebut berdasarkan penelusuran awal polisi, tersangka B mendapat keuntungan sebesar Rp2.350.000, N sebesar Rp842.500, dan P sebesar Rp250.000.

"Namun ini baru berdasarkan bukti yang terlihat, sementara ada beberapa hal yang memang kami perlu dalami bahwa ada kegiatan-kegiatan transaksi yang lain yang perlu pembuktian lebih lanjut," kata Rita.

(mnf/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK