Bobby: 2 Korban Keracunan MBG di Karo Dirujuk ke Jakarta

CNN Indonesia
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB
Dua siswi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk mendapatkan perawatan lanjutan. (CNN Indonesia/Farida)
Medan, CNN Indonesia --

Dua siswi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Keduanya, Febiona dan Agnesia, diberangkatkan dari Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (12/9).

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengungkapkan rujukan ke Jakarta dilakukan setelah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meminta agar keduanya mendapat penanganan khusus.

Menurutnya, kedua siswi tersebut telah mendapatkan penanganan dari tim dokter di Sumut. Namun, keduanya dinilai membutuhkan perawatan lebih lanjut karena mengalami kondisi psikologis yang lebih berat dibandingkan korban lainnya.

"Sebenarnya kalau secara penanganan medis dari tim dokter yang membawa ke Jakarta, menyampaikan tim medis kita yang di Medan mumpuni. Namun kemarin kunjungan Bapak Wakil Presiden menyampaikan segala penanganan langsung dimonitor langsung oleh Bapak Wapres," kata Bobby usai melepas keberangkatan kedua siswa itu ke Jakarta itu di Bandara Kualanamu.

Bobby menjelaskan tim dokter dari Sumut juga ikut mendampingi Febiona dan Agnesia selama menjalani perawatan di Jakarta.

Pendampingan tersebut dilakukan agar proses pemulihan kedua korban tetap terkoordinasi dengan tim medis yang sebelumnya menangani mereka di Sumut.

Ia menegaskan proses pemulihan korban tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan psikologis anak-anak yang terdampak.

"Jadi anak yang memang memiliki indikasi medis dan traumanya lebih tinggi daripada teman-temannya yang lain ini Pak Wapres minta langsung dibawa ke Jakarta dan penanganannya juga dari tim dokter kita juga ikut berangkat ke Jakarta. Ini atas perintah Bapak Wakil Presiden," ujarnya.

Sebanyak 353 pelajar di Kabupaten Karo mengalami keracunan usai menyantap MBG di sekolah pada 13 Agustus 2026. Para korban baru merasakan gejala beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan dalam program MBG.

Dari ratusan siswa yang terdampak, kondisi Febiona dan Agnesia masih memerlukan perhatian khusus. Febiona dilaporkan mengalami gangguan ingatan dan kejang-kejang. Sementara Agnesia disebut mengalami masalah pada bagian ginjal. 

(fnr/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK