Gelombang Tinggi, Proses Evakuasi Kapal Virgo 8 Terkendala
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin I Putu Sudayana mengungkapkan tantangan yang dihadapi tim saat melakukan proses pencarian dan penyelamatan penumpang kapal Virgo Transport 8 yang sempat hilang kontak di Laut Jawa pada Minggu (13/9).
Dia mengatakan tinggi gelombang laut mencapai 2,5 meter kala proses penyelamatan. Situasi ini berisiko untuk kapal dengan ukuran tertentu.
"Kami update juga terkait kondisi di lapangan bahwa tinggi gelombang di lokasi kejadian antara 2 sampai 2,5 meter," kata dia.
Lihat Juga : |
"Jadi sangat berisiko dan sangat riskan untuk kapal-kapal seperti kapal kami yang dimiliki Basarnas yang ukurannya 40 meter itu sudah sangat berisiko," lanjutnya.
Dia menerangkan untuk kapal-kapal lain yang ukurannya lebih besar akan diprioritaskan dalam pencarian di lapangan."Kami upayakan semaksimal mungkin, apapun akan kami laksanakan untuk pelaksanaan operasi SAR ini," ujarnya.
Kapal Virgo 8 hilang kontak sekitar pukul 02.00 setelah sempat mengalami cuaca buruk dalam perjalanan. Kapal ini mengangkut 243 penumpang dan berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 WIB.
General Manager PT Virgo Yoel Rihi kemudian melapor ke Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA.
Posisi terakhir yang diterima berada di perairan Laut Jawa, dengan jarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Sebagai tanggapan, pada pukul 04.30 WITA Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan tim penyelamat. Badan ini juga berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam operasi pencarian dan penyelamatan tersebut.
Hingga pukul 12.00 WITA, tim sudah mengevakuasi 103 dari total penumpang di kapal tersebut.
(nsa/dmi)