Kakak Adik asal Bali Jadi Korban Kapal Virgo, Keluarga Menunggu Kabar

CNN Indonesia
Rabu, 16 Sep 2026 05:50 WIB
Prajurit TNI AL mengevakuasi korban kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 menggunakan kapal patroli cepat Lanal Banjarmasin di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Tim SAR gabungan mengevakuasi sebanyak 22
Pencarian korban kapal Virgo di Laut Jawa. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S
Denpasar, CNN Indonesia --

Dua kakak-beradik asal Dusun Capunggung, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, menjadi korban kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa.

Kepala Dusun Capunggung, I Ketut Adnyana mengatakan kedua warganya tersebut bernama I Kadek Sayoga Putra dan I Putu Pramana Yoga dan keduanya sopir truk.

"Iya, kakak-beradik. Kalau dari pihak keluarganya penumpang di Kapal Virgo," kata Adnyana, saat dikonfirmasi Selasa (15/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menerangkan, orang tua kedua korban telah menyampaikan bahwa anak mereka berada di dalam kapal tersebut. Dan KMP Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 01.30 WIB.

Adnyana juga menuturkan, kedua warganya itu sudah tidak dapat dihubungi.

"Kepastian keberadaannya bagaimana, itu belum ada info sampai sekarang," imbuhnya.

Dia menyampaikan, kedua kakak-beradik tersebut berangkat menuju Kalimantan untuk mengirim barang-barang sarana upacara agama dari Bali, pada Kamis (10/9) dari Bali ke Surabaya, Jawa Timur.

"Mau berangkat ke Kalimantan. Hari Kamis tanggal 10, berangkatnya dari Surabaya bawa mobil truk ini, dia jualan alat-alat keperluan orang Bali di sana," jelasnya.

Selain itu, keluarga juga sempat dimintai dokumen kependudukan seperti KTP untuk membantu proses pendataan. Namun, hingga kini keluarga belum mendapat pemberitahuan resmi mengenai kondisi keduanya dari petugas terkait.

"Belum ada kabar. Ini dari pihak keluarga masih menunggu kabar dari resmi pemerintah," ujarnya.

Pihak keluarga kini masih menunggu kepastian mengenai keberadaan mereka, termasuk hasil pendataan dari petugas di lokasi kecelakaan.

"Harapannya pasti ingin anaknya selamat. Dan cepat dapat informasi yang pasti. Artinya kami keluarga mengharapkan selamat gitu," ujarnya.

(kdf/dal)
placeholder