Seekor hiu paus (Rhincodon typus) berukuran panjang 9,17 meter ditemukan mati terdampar di perairan Desa Matahora, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (19/9).
Ps. Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Wakatobi Iptu Jufri saat dihubungi di Kendari, Sabtu (19/9) malam, mengatakan bahwa kondisi bangkai hiu paus seberat kurang lebih 5 ton pertama kali ditemukan warga setempat pada Sabtu sekitar pukul 06.00 WITA dalam posisi terdampar sekitar 700 meter dari garis pantai.
"Namun, pada pukul 09.30 WITA, hiu paus itu sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," kata Jufri mengutip Antara, Minggu (20/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga : |
Jufri menjelaskan pihaknya bersama personel Polsek Wangiwangi, Koramil 1413-11 Wangiwangi, Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW), komunitas diving, dan warga sekitar berkoordinasi untuk melakukan penanganan dan penarikan bangkai satwa tersebut.
Meski demikian, proses evakuasi bangkai hiu menghadapi kendala teknis akibat kondisi perairan yang sangat dangkal.
"Di lokasi evakuasi air laut sedang surut dengan ketinggian 50 hingga 60 sentimeter, sehingga menyebabkan kendala pada pelaksanaan evakuasi ke laut dalam," jelas Jufri.
Proses evakuasi dijadwalkan berlanjut pada sore hari sekitar pukul 16.00 WITA saat air laut mulai pasang.
Proses evakuasi harus cepat dilakukan guna mencegah potensi pencemaran lingkungan perairan dan pesisir akibat proses pembusukan bangkai hiu paus.
(tim/mik)

