Basarnas Kerahkan Robot Selam Telusuri Lambung KM Virgo

CNN Indonesia
Senin, 21 Sep 2026 07:42 WIB
Kondisi KM Virgo Transport 8 yang terbalik di laut jawa (Arsip TNI AL)
Basarnas kerahkan kendaraan bawah air tanpa awak untuk bantu pencarian KM Virgo Transport 8 yang hilang. (Arsip TNI AL)
Jakarta, CNN Indonesia --

Basarnas turut mengerahkan ROV (Remotely Operated Vehicle) atau kendaraan/robot bawah air tanpa awak untuk menyusuri bagian dalam badan KM Virgo Transport 8.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan pihaknya sudah berencana mengerahkan ROV untuk membantu proses pencarian. Namun, pengerahan ROV ini terkendala kondisi cuaca.

"Di awal kami menurunkan ROV, namun karena arus lautnya yang sangat kencang sehingga peralatan yang canggih itu tidak bisa dimaksimalkan, akhirnya diputuskan untuk diangkat kembali," kata Putu dalam konferensi pers, Minggu (20/9) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diharapkan kondisi cuaca pada hari ini bisa lebih baik sehingga ROV bisa dikerahkan dalam operasi SAR.

Putu menerangkan pengerahan ROV ini bertujuan untuk membantu para penyelam mendapat gambaran soal keadaan di dalam badan kapal.

"ROV kita turunkan lebih awal, bisa menjangkau semua lorong-lorong kecil yang ada di kapal, karena rancang bangun kapal itu sudah kita dapatkan sehingga di mana akses-akses yang bisa dimasuki oleh ROV," tutur dia.

"Nah itulah yang akan kita manfaatkan ya sebagai guiding awal sebelum nanti tim penyelam berdasarkan hasil pantauan ROV itulah nanti tim penyelam akan melaksanakan proses evakuasi di dalam kapal ya," sambungnya.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9), pukul 02.00 Wita, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). KM Virgo disebut membawa 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal hingga kru.

Hingga Minggu (20/9), dari 243 orang yang ada di kapal tersebut, sebanyak 118 di antaranya telah berhasil ditemukan dengan rincian 108 orang selamat dan 10 orang meninggal dunia. Sementara itu, untuk 125 lainnya masih dalam pencarian.

(dis/isn)
placeholder