Sopir Taksi Terseret Mobil Listrik di Tol Tomang, Dipicu Perselisihan

CNN Indonesia
Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB
Angry driver is honking and is yelling by sitting of a steering wheel. Road aggression concept. Traffic jam.
Ilustrasi.Sopir taksi listrik Green SM terseret 50 meter setelah bergelantungan di pintu mobil BYD yang melaju di Tol Tomang. (iStockphoto/undefined undefined)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sopir taksi listrik Green SM terseret hingga sejauh 50 meter saat bergelantungan di pintu mobil listrik BYD di pintu keluar Gerbang Tol Tomang arah Timur, Jakarta Barat.

Berdasarkan keterangan sopir taksi Green SM, Budi Hendra peristiwa yang terjadi pada Sabtu (19/9) ini bermula saat mobil BYD yang dikemudikan Agustam melaju di ruas jalan tol tersebut.

"(Kemudian) menabrak kendaraan taksi listrik Green SM dikemudikan Budi Hendra yang melaju searah di depannya," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto dalam keterangannya, Senin (21/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat kecelakaan itu, taksi listrik Green SM mengalami kerusakan pada bemper belakang bagian kanan. Karenanya, sopir taksi kemudian meminta pertanggungjawaban kepada pengemudi BYD dengan menghampiri yang bersangkutan.

Sopir taksi kemudian membuka pintu depan sisi kiri mobil BYD itu. Namun, saat pintu sudah dibuka, pengemudi BYD itu justru melajukan kendaraannya dan alhasil sopir taksi itupun terseret.

"Membuka pintu depan sebelah kiri terseret kendaraan listrik BYD sejauh 50 meter," ucap Joko.

Joko menyebut saat kejadian pengemudi BYD itu sempat memberikan KTP miliknya sebagai jaminan. Kemudian, setelah peristiwa itu, polisi mendatangi rumah pengemudi BYD sesuai dengan alamat yang tertera di KTP.

Disampaikan Joko, saat ini permasalahan antara sopir taksi Green SM dengan pengemudi BYD itu telah diselesaikan secara kekeluargaan berdasarkan hasil mediasi.

"Sudah selesai secara kekeluargaan," kata Joko.

(dis/isn)
placeholder