Mendikdasmen Gagas Wajib Belajar RI Jadi 13 Tahun, Dimulai Sejak TK

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 18:57 WIB
Mendikdasmen Gagas Wajib Belajar RI Jadi 13 Tahun, Dimulai Sejak TK
Mendikdasmen mengumumkan gagasan program wajib belajar 13 tahun dimulai dari TK. (CNN Indonesia/Kayla Nabima Azzahra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut pemerintah menggagas program wajib belajar selama 13 tahun dimulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK).

"Termasuk dalam kaitan ini adalah komitmen wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari Taman Kanak-kanak," kata Mu'ti di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9).

Mu'ti juga menyampaikan bahwa mulai tahun ini seluruh murid di Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri akan mendapatkan dana BOS. Kemudian dana PIP untuk murid dari keluarga yang tidak mampu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia tak merinci berapa banyak jumlah TK Negeri di Indonesia. Ia hanya menyebut dari keseluruhan TK di Indonesia, jumlah TK Negeri sekitar 23 persen.

Ia menyampaikan Dana BOS diperuntukkan untuk biaya operasional, gaji guru non-ASN, perbaikan ringan, serta untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler.

Mu'ti menyampaikan guru PNS di sekolah negeri digaji oleh pusat, dan nantinya guru PPPK juga pada waktunya akan digaji oleh pusat.

"Sementara itu, guru non-ASN yang mengajar di sekolah negeri dapat dibayar dari dana BOS," ujarnya.

"Persentasenya, 20 persen dari dana BOS bisa digunakan untuk operasional dan gaji guru non-ASN di sekolah negeri," sambng Mu'ti.

(mnf/kid)
placeholder