Jasad Surakman ABK Kapal Bawa 5 Jurnalis Sempat Dimakamkan di Bengkulu

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 18:21 WIB
ABK bawa 5 jurnalis hilang di Selat Sunda ditemukan di Bengkulu. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea mengatakan jasad Surakman, anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang membawa lima jurnalis di Selat Sunda, sempat dimakamkan warga di Pulau Enggano, Bengkulu.

Jasad Surakman ditemukan di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara pada hari kelima operasi SAR yakni Sabtu (12/9).

"Sempat dimakamkan oleh warga, karena warga tak ada yang merasa kehilangan, kemudian jenazah pun sudah membusuk," ucap Maruli Hutapea seperti dikutip detikcom, Rabu (23/9).

Di sisi lain, Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan identifikasi jasad Surakman bermula setelah jasad tersebut ditemukan nelayan di perairan Bengkulu pada 12 September, atau lima hari setelah kapal rombongan jurnalis hilang kontak.

"Hari kelima pencarian, kita mendapat informasi dari Bengkulu, saya mendapat informasi dari Kapolda Bengkulu bahwa di sana di Pulau Enggano, Bengkulu Utara ya, ditemukan seorang jenazah, Mister X," kata Hengki dalam jumpa pers di Polda Banten.

Hengki mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polda Bengkulu terkait penemuan mister X yang ditemukan di Pulau Enggano, tersebut.

Menurutnya, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu untuk autopsi dan pemeriksaan identitas DNA.

"Dari Biddokkes Polda Banten mengirimkan antemortem, postmortem dari 8 keluarga yang hilang atau lost contact dari 8 keluarga. Ada 1 jenazah Mister X tadi telah dilakukan pemeriksaan oleh Pusdokkes Polri, Sespus, Kepala Bidang Laboratorium DNA Pusdokkes Polri," ujarnya.

Jenazah saat ditemukan menggunakan celana pendek hitam, tinggi kurang lebih 163 cm, umur sekitar 50 tahun.

Hengki menyebut pihaknya lalu melakukan pencocokan DNA dari data 8 keluarga korban kapal hilang itu dengan jenazah tersebut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI). Baik meliputi data primer, yaitu dari sidik jari, gigi dan DNA.

"Hasil identifikasi berdasarkan pemeriksaan DVI, secara genetik, jenazah teridentifikasi sebagai Surakman atau ABK Kapal," kata Hengki.

Selanjutnya, polisi berencana langsung memulangkan Surakman besok, Kamis (24/9). Jasad akan diberangkatkan dari Kabid Dokkes Bengkulu menuju Bandara Soekarno Hatta.

Sebelumnya operasi SAR besar-besaran terhadap 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, resmi dihentikan pada Kamis (17/9). Lima jurnalis itu menaiki kapal Arupadhatu untuk meliput Gunung Anak Krakatau (GAK) yang erupsi.

Kapal itu hilang kontak di Selat Sunda setelah berangkat dari dermaga di Carita, Pandeglang, Senin (7/9). Selama 10 hari masa pencarian, tidak ada temuan yang mengarah terhadap penumpang kapal Arupadhatu 1.

Baca berita lengkapnya di sini.

(vna/dal)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Jasad ABK Bawa 5 Jurnalis Ditemukan

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK