Respons Gerindra Usai Rajai Survei Poltracking Tinggalkan PDIP

CNN Indonesia
Kamis, 24 Sep 2026 07:57 WIB
Juru Bicara Gerindra, Sugiat Santoso, menyambut positif hasil survei Poltracking yang menempatkan partainya di posisi teratas dengan 23,2%. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara DPP Partai Gerindra, Sugiat Santoso mengaku tak mau jemawa usai unggul jauh dari PDIP di peringkat teratas elektabilitas partai di survei Poltracking, Rabu (23/9).

Gerindra, kata Sugiat, menghormati seluruh partai sebagai bagian dari demokrasi. Apalagi, menurut dia, elektabilitas selalu bergerak dinamis seiring dinamika dan persepsi masyarakat.

"Kami menyadari bahwa tingkat elektabilitas dapat berubah seiring dengan dinamika dan persepsi masyarakat. Karena itu, yang paling penting bagi Gerindra adalah terus menjaga kepercayaan tersebut," kata Sugiat saat dihubungi, Rabu (23/9).

Dia menambahkan bahwa hasil survei merupakan gambaran momentum saat jajak pendapat dilakukan. Sementara, kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga sepanjang waktu.

"Survei adalah potret pada satu momentum. Sementara bagi kami, kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus dijaga setiap hari," katanya.

Meski begitu, Sugiat mengaku menyambut positif hasil survei Poltracking. Dia sekaligus mengingatkan agar semua kader tak perlu berpuas diri.

Menurut dia, hasil survei justru harus menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk semakin aktif bekerja di tengah masyarakat.

"Kami tidak ingin menjadikan hasil survei sebagai alasan untuk berpuas diri. Justru ini menjadi pengingat bagi seluruh kader agar terus bekerja, hadir di tengah masyarakat," katanya.

Gerindra menduduki posisi teratas dalam hasil survei Poltracking dengan elektabilitas sekitar 23,2 persen, dan unggul jauh dari PDI-P dengan perolehan 11,6 persen di peringkat dua.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 1.220 responden yang tersebar di 38 provinsi se-Indonesia, selama periode 14-20 September.

Di posisi ketiga ada Golkar dengan 10,4 persen, PKB sebesar 6,2 persen, Partai Demokrat di angka 6,1 persen, dan NasDem sebesar 4,4 persen.

Kemudian PAN sebesar 3,4 persen, PKS di angka 3,3 persen, PSI meraih 2,3 persen, dan PPP sebesar 1,9 persen.

(thr/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK