Fenomena Blue Fire Muncul di Sejumlah Titik Kawah Gunung Papandayan

CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2026 09:54 WIB
Ilustrasi fenomena blue fire. CNN Indonesia/ Bisma Septalisma
Jakarta, CNN Indonesia --

Gunung Papandayan di Kabupaten Garut dikabarkan mengeluarkan api biru atau biasa dikenal dengan istilah Blue Fire di sejumlah titik kawah area pendakian.

Berdasarkan pengamatan Badan Geologi, pada Rabu (23/9) temuan nyala biru keunguan ditemukan di beberapa titik dengan sebaran cukup luas. Keesokan harinya, nyala yang terlihat lebih sedikit dan lebih terkonsentrasi, dengan warna biru keputihan.

Nyala tersebut diinterpretasikan sebagai fenomena blue fire yang berkaitan dengan pembakaran belerang di area solfatara. Fenomena serupa sebelumnya pernah dilaporkan di Kawah Baru Papandayan.

Sejak 2025, Badan Geologi mengamati bahwa bukaan Kawah Manuk cenderung menyempit, disertai berkurangnya asap yang tampak di permukaan.

Kepala PVMBG Badan Geologi, S.S Rita Susilawati menyatakan ada kemungkinan perubahan ini mempengaruhi jalur keluarnya gas panas, sehingga gas keluar melalui rekahan atau bagian dinding kawah lainnya, termasuk di sekitar lokasi nyala yang kini teramati.

Gas panas yang keluar di area yang mengandung belerang dapat menghasilkan nyala biru. Namun, hubungan antara penyempitan bukaan Kawah Manuk dan kemunculan nyala biru masih perlu dikaji. Rekaman visual saja belum cukup untuk memastikannya," ujar Rita Susilawati dalam keterangannya, Jumat (25/9).

Tim Badan Geologi saat ini sedang melakukan pemeriksaan lapangan untuk menganalisis fenomena tersebut dan potensi bahayanya.

Pengamatan Badan Geologi hingga saat ini menunjukkan bahwa tingkat aktivitas Gunung Papandayan tetap Level I (Normal).

Masyarakat dan pengunjung diminta tidak beraktivitas atau menginap dalam radius 500 meter dari bukaan kawah aktif, tetap tenang, serta mengikuti informasi resmi Badan Geologi dan pemerintah daerah setempat.

(csr/gil)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK