Pemprov DKI Gandeng NYU Perkuat Pendidikan dan Industri Olahraga

Pemprov DKI Jakarta | CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2026 10:32 WIB
Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menandatangani LoI dengan NYU di New York, Selasa (22/9). (Foto: Arsip Pemprov DKI Jakarta)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas kerja sama internasional di bidang pendidikan dan olahraga melalui kolaborasi dengan New York University (NYU), Amerika Serikat. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di New York, Selasa (22/9).

Melalui kesepakatan tersebut, kedua pihak membangun kerja sama pendidikan, pelatihan olahraga, pertukaran tenaga ahli, hingga penyelenggaraan ajang olahraga internasional. Kemitraan ini bertujuan memperkuat ekosistem olahraga Jakarta yang didukung oleh sumber daya manusia kompeten serta bernilai ekonomi berkelanjutan.

Langkah ini juga sejalan dengan target Jakarta untuk menembus jajaran Top 50 Global Cities pada 2030 mendatang. Modal tersebut didasari oleh rekam jejak kota ini dalam menyelenggarakan berbagai ajang olahraga internasional, seperti Asian Games, FIFA U-17 World Cup, FIBA Basketball World Cup, dan Formula E.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu saja, Jakarta juga rutin menggelar Jakarta International Marathon. Tahun ini, ajang tersebut diikuti lebih dari 45.000 pelari dari 52 negara.

Pramono mengatakan, Jakarta tidak sekadar ingin menjadi tuan rumah ajang olahraga besar. Ia menegaskan pihaknya ingin membangun industri olahraga yang kuat dan berkelanjutan.

"Karena itu, kami membutuhkan pengelolaan fasilitas yang semakin baik, sumber daya manusia yang lebih kompeten, kemitraan internasional yang lebih luas, serta nilai ekonomi yang lebih besar bagi kota dan masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9).

Kerja sama dengan NYU juga sejalan dengan rencana Pemprov DKI Jakarta menyiapkan program beasiswa pada 2027. Pemprov berharap NYU dapat menjadi salah satu universitas tujuan bagi penerima manfaat program tersebut.

Program beasiswa ini ditujukan untuk memperluas kesempatan anak-anak Jakarta mengakses pendidikan tinggi berkualitas. Program itu juga diharapkan memberi pengalaman serta jejaring internasional bagi para penerimanya.

Pramono mengatakan pihaknya ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak Jakarta untuk belajar di universitas terbaik dunia. Dirinya berharap kerja sama dengan NYU dapat berkembang lebih jauh.

"Kami berharap kerja sama dengan NYU dapat berkembang tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga membuka peluang pendidikan bagi anak-anak Jakarta," imbuh dia.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengundang mahasiswa program Global Sport NYU untuk datang ke Jakarta. Ia ingin para mahasiswa itu melihat secara langsung pengelolaan fasilitas olahraga di Jakarta.

Di samping itu, mahasiswa NYU juga diharapkan dapat menyaksikan langsung penyelenggaraan ajang internasional di Jakarta. Pramono turut menyebut pengembangan klub dan industri olahraga, serta peran dunia usaha, sebagai hal yang bisa dipelajari dari kunjungan tersebut.

"Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi Jakarta dan NYU sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia dan industri olahraga Jakarta," pungkasnya.

(rir)