Ombudsman Siap Datang ke DPR Jelaskan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2026 21:17 WIB
Petugas menunjukkan ruangan yang sebelumnya diperiksa secara mendadak oleh Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). Kepala Kantor Wilayah Ditjen PAS Jawa Barat Yudi Suseno menyatakan 11 rumah dinas ter
Ombudsman RI siap memenuhi panggilan DPR RI terkait temuan fasilitas mewah yang ada di Lapas Kelas IIA, Cibinong, Jawa Barat pada Senin (28/9). (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ombudsman RI siap memenuhi panggilan DPR RI terkait temuan fasilitas mewah yang ada di Lapas Kelas IIA, Cibinong, Jawa Barat pada Senin (28/9).

"Kita siap datang ke DPR," kata Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin saat dihubungi pada Jumat (25/9).

Fikri menyebut siap datang ke Kompleks Parlemen untuk mengonfirmasi temuan dan bukti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya akan membawa dokumen berupa sejumlah foto dan video yang saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada Rabu (23/9) lalu.

"Semua foto dan video jika dibutuhkan," ujarnya.

Fikri juga menanggapi dugaan perbedaan isi bangunan yang nampak terlihat kosong ketika Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (25/9).

Padahal, sebelumnya ketika tim Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak), bangunan itu terlihat memiliki fasilitas lengkap di dalamnya.

Dia pun tidak mempermasalahkan isi bangunan yang terlihat bersih. Ia menegaskan Ombudsman memiliki bukti yang cukup kuat berupa foto dan video yang akan diperlihatkan di DPR

"Ya enggak apa-apa, bagi kami data ini berupa foto dan video nanti kita paparkan di DPR... karena Ombudsman bukti ini cukup untuk menjawab bahwa Lapas Cibinong melakukan diskriminatif dan maladminiatrasi," kata Fikri.

Sebelumnya Fikri menyinggung kemungkinan adanya pengondisian ketika siapapun hendak mendatangi kembali Lapas Cibinong.

"Jadi kalau misal kawan-kawan wartawan nanti ke sana sudah bersih, sudah rata, manis, enggak apa-apa juga. Kami enggak menyalahkan kawan-kawan wartawan. Karena sebenarnya sederhana, 24 jam selesai barang itu," kata Fikri pada Konferensi Pers, Kamis (24/9).

Fikri mengatakan Ombudsman sudah antisipasi terhadap pengondisian yang dilakukan di lapas dengan memiliki dokumen sebagai bukti.

"Antisipasinya cuma satu. Kami menyiapkan dokumen kami yang cukup lengkap itu. Jadi kalau nanti ada misal, 'Oh ini mobilnya sudah enggak ada', ini ada mobilnya. Terus 'Oh bangunannya sudah enggak ada', ah ini videonya, ini fotonya," tutur Fikri.

Menurut Fikri, Ombudsman juga sudah menyiapkan diri ketika harus berhadapan dengan pihak-pihak yang menghalangi dugaan temuan mereka di Lapas Cibinong.

"Jadi kalau kami diajak bertaruh siapapun misalnya, kita siap," ungkap Fikri.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menanggapi perihal kosongnya fasilitas di dalam bangunan mewah Lapas Cibinong. Ia berkata akan menginvestigasi hal ini.

"Itu gunanya investigasi, ya kan? Sesuatu mana yang berubah, mana yang tidak, itu kan kita juga bukan orang yang tidak pengalaman, ya toh?" ujar Aris ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak), Jumat (25/9).

(fra/fra)
placeholder